Karena Ini, Joko Driyono Menyesal Jadi Tersangka
Satgas Antimafia Bola mengungkap pengakuan Plt Ketum PSSI, Joko Driyono dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti dugaan pengaturan skor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - Satgas Antimafia Bola mengungkap pengakuan Plt Ketum PSSI, Joko Driyono dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti dugaan pengaturan skor.
Selain mengakui, Jokdri juga disebut menyesal karena memerintahkan anak buahnya untuk merusak barang bukti tersebut.
"Hasil pengakuan dari JD bahwa dia mengakui, menyesali telah menyuruh Sopir pribadinya untuk merusak, mengambil dokumen barang bukti," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).
Dedi mengatakan JD sejauh ini telah mengakui perbuatannya yakni menyuruh Muhammad Mardani Mogot (sopir Jokdri), Musmuliadi (OB di PT Persija), Abdul Gofur (OB di PSSI) merusak dan mengambil dokumen di kantor Komdis PSSI yang sudah police line.
Lebih lanjut, soal motif Jokdri memerintahkan 3 tersangka lainnya itu, penyidik masih terus mendalami.
"Itu masih didalami sejauh mana motif JD menyuruh sopirnya merusak barang bukti itu. Semuanya bertahap," ucap Dedi.
Jokdri ditetapkan sebagai tersangka perusakan barang bukti kasus dugaan pengaturan skor sejak Kamis, (14/2/2019) lalu.
Jokdri menyuruh 3 tersangka sebelumnya, yaitu Muhammad Mardani Mogot (sopir Jokdri), Musmuliadi (OB di PT Persija), Abdul Gofur (OB di PSSI) untuk mengambil dan merusak barang bukti di kantor Komdis PSSI yang sudah di police line (garis polisi).
Joko Driyono terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.
Jokdri diperiksa pada Senin (18/2) dan Kamis (21/2) sebagai tersangka di Ditreskrimum Polda metro jaya. Jokdri dicecar setidaknya 32 pertanyaan seputar perusakan barang bukti dugaan pengaturan skor. (inilah.com)
Editor : inilahkoran

