Kawah Candradimuka ala Cimahi: Gembleng OSIS di Markas TNI, Lepas Kontingen Bola

Pemerintah Kota Cimahi punya cara unik untuk menempa generasi penerus. Dinas Pendidikan menggandeng Pusat Pendidikan Jasmani (Pusdikjas) TNI AD menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk siswa SMP dan sederajat. 

Kawah Candradimuka ala Cimahi: Gembleng OSIS di Markas TNI, Lepas Kontingen Bola

INILAHKORAN, cimahi - Pemerintah Kota Cimahi punya cara unik untuk menempa generasi penerus. Dinas Pendidikan menggandeng Pusat Pendidikan Jasmani (Pusdikjas) TNI AD menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk siswa SMP dan sederajat. 

Acara yang dihelat di markas militer itu sekaligus jadi panggung pelepasan kontingen sepak bola Kota Cimahi yang bakal berlaga di Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Jawa Barat.
 
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyebut pelatihan ini khusus menyasar para pengurus osis dengan tujuan mencetak agen perubahan dan pemimpin masa depan di sekolah. 

"Hari ini, 184 siswa, khususnya anggota OSIS, kita 'titipkan' di Pusdikjas TNI AD untuk digembleng selama tiga hari," ujarnya.
 
Fokus: Karakter, Disiplin, Mimpi!
 
Materi LDKS kali ini fokus pada pembentukan karakter, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Ngatiyana berharap para aktivis OSIS ini bisa jadi role model dan menyebarkan virus positif ke teman-temannya. 

"OSIS ini harus jadi corong buat siswa lain, menyuarakan disiplin dan karakter yang oke," imbuhnya.
 
Beda dengan gelombang sebelumnya yang menyasar siswa umum, pelatihan kali ini lebih intens. Kepribadian, etika, sopan santun, dan disiplin ala militer jadi menu utama. Ponsel, haram hukumnya dan siswa harus fokus total selama pelatihan. 

"Mulai bangun tidur sampai tidur lagi, semua diatur pelatih," kata Ngatiyana.
 
Dari Lapangan Upacara ke Lapangan Hijau
 
Selain menempa jiwa kepemimpinan, Wali Kota Cimahi juga melepas tim sepak bola Kota Cimahi yang akan berlaga di GSI tingkat provinsi di Bogor. 

Ia berpesan agar para atlet menjunjung tinggi sportivitas dan berani bermimpi jadi pemain profesional. "Menang atau kalah bukan segalanya. Yang penting, tanamkan prinsip positif dan semangat untuk jadi lebih baik," pesannya.
 
Ngatiyana juga menyemangati para siswa untuk bekerja keras dan mengejar mimpi mereka. LDKS ini, kata dia, penting untuk membentuk generasi muda yang patriotik, nasionalis, disiplin, dan punya jiwa kepemimpinan yang mumpuni.
 
Di akhir acara, Ngatiyana secara resmi melepas kontingen GSI Kota Cimahi. Ia berharap para atlet bisa membawa pulang prestasi yang membanggakan. 

"Semoga LDKS ini jadi bekal buat para siswa untuk jadi pemimpin berintegritas dan membawa perubahan positif bagi Cimahi," pungkasnya. *** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti