INILAHKORAN, Ngamprah -
armada baru Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kabupaten Bandung Barat (
KBB) siap beraksi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di wilayahnya.
Pasalnya, sebanyak empat unit kendaraan baru yang terdiri dari dua fire truck, satu mobil rescue dan satu water supplai telah hadir dan melengkapi amunisi para personel
Damkar KBB tersebut guna memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat.
Hadirnya keempat
armada baru tersebut bakal menggantikan kendaraan kendaraan lama yang sudah tua dan tidak layak digunakan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,
KBB, Meidi menyebut, empat unit kendaraan baru tersebut merupakan pengadaan tahun ini dari APBD
KBB.
Adapun total anggaran untuk mendatangkan empat unit
armada baru tersebut senilai Rp6,3 miliar.
"
armada baru yang sudah datang ini akan menggantikan peran kendaraan lama dan ditempatkan di Pos Utama Mako
Damkar Kota Baru Parahyangan," sebutnya, Rabu 16 November 2022.
Ia menuturkan, armada yang dipesan antara lain mobil komando/rescue, water supplai, dan fire truck, semuanya memiliki spesifikasi yang dirancang khusus sesuai kebutuhan
Damkar.
"Bahkan bisa jadi merupakan yang pertama dan terbaik se-Indonesia karena semua unit adalah keluaran terbaru," tuturnya.
Kendati begitu, hasil pertimbangan
armada baru tersebut bakal ditempatkan di mako utama lantaran banyak kegiatan
Damkar yang dilakukan di wilayah Padalarang, Ngamprah, dan Batujajar.
Selain itu, sambung dia, tiga wilayah tersebut merupakan kawasan perkotaan padat penduduk dan terdapat pusat perkantoran Pemda
KBB yang perlu pengamanan.
"Rencananya ke depan setiap hari kerja bakal ditempatkan mobil rescue dan fire truk di kantor Pemda
KBB," ujarnya.
"Kemudian, setelah selesai jam kerja, kedua armada itu ditarik lagi ke Mako
Damkar Kota Baru," sambungnya.
Ia menilai, kantor Pemda
KBB di Ngamprah merupakan salah satu objek vital yang rawan terhadap kejadian kebakaran.
Oleh karenanya, harus diantisipasi sejak awal dengan menyiapkan armada fire truck di kawasan kompleks kantor pemda.
"Meski belum ideal tapi kehadiran
armada baru ini sangat penting untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat," tukasnya.
Sebelumnya, Dinas
Damkar dan Penyelamatan
KBB hanya memiliki enam unit armada. Semua tersebar di Pos Lembang, Cililin, Cikalongwetan, dan Mako
Damkar KBB di Kota Baru Parahyangan.
Kendati demikian, tiga kendaraan di antaranya sudah tidak layak jalan sehingga jarang dipakai.*** (agus satia negara).