Kemarau di Cianjur, Polres dan BPBD Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih per Hari

Polres dan BPBD Cianjur bersama instansi terkait menyalurkan puluhan ribu liter air bersih setiap hari untuk warga terdampak kemarau.

Kemarau di Cianjur, Polres dan BPBD Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih per Hari
ilustrasi-net

INILAHKORAN.ID – Dampak musim kemarau masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kepolisian Resor Cianjur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah instansi terkait terus menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga warga.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, Polres Cianjur mendistribusikan sekitar 5.000 liter air bersih setiap hari menggunakan truk tangki. Layanan tersebut akan terus dilakukan selama permintaan masyarakat masih tinggi.

Menurut Alexander, meskipun hujan mulai turun di sejumlah wilayah, curah hujan belum merata. Sejumlah kecamatan, terutama di wilayah timur Cianjur, masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Petugas juga menyalurkan air ke sejumlah desa di wilayah utara, termasuk Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi. Warga di wilayah tersebut masih membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sampai saat ini permintaan air bersih masih cukup tinggi, meski sudah turun hujan namun belum merata di sejumlah kecamatan di Cianjur terutama di wilayah timur," katanya.

Alexander menyebutkan, Polres Cianjur menerima lebih dari dua permintaan distribusi air bersih setiap hari melalui layanan call center 110. Petugas kemudian menindaklanjuti permintaan tersebut dengan mengirimkan air ke lokasi yang membutuhkan.

Warga di titik distribusi biasanya menyiapkan bak penampung atau ember berukuran besar agar proses penyaluran air berjalan lebih mudah.

"Silakan masyarakat yang masih membutuhkan air bersih dapat menghubungi call center 110, di mana setiap permintaan akan dilayani petugas selama dibutuhkan," katanya.

BPBD Cianjur Koordinasikan Distribusi Air Bersih

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, mengatakan hujan yang turun di sejumlah wilayah belum mampu mengatasi kebutuhan air bersih secara merata. Bahkan, menurutnya, beberapa wilayah tercatat tidak kembali diguyur hujan selama empat hari terakhir.

Kondisi tersebut menyebabkan permintaan air bersih melalui BPBD Cianjur kembali meningkat. Pihaknya pun berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk memastikan distribusi air menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran distribusi berada di bagian timur Cianjur, antara lain Kecamatan Sukaluyu, Mande, Cikalongkulon, dan Karangtengah.

"Setiap hari sekitar 4 tangki termasuk milik Polres Cianjur, PMI Cianjur, dan Perumdam Cianjur mendistribusikan air bersih sesuai permintaan warga, di mana pendistribusian dilakukan secara terpisah," kata Iwan.

Ia menambahkan, total distribusi air bersih ke empat kecamatan tersebut mencapai sekitar 20.000 liter per hari.

Pasokan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga warga yang masih kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

Pemerintah daerah bersama kepolisian dan instansi terkait akan terus berkoordinasi agar bantuan air bersih dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.***


Editor : JakaPermana