Kenali Arti Sekaligus Hindari Sifat FOMO Berikut Ini, Kecemasan Bermedia Sosial
Orang dengan kebiasaan FOMO tersebut bisa menghabiskan waktu lebih lama untuk menghilangkan kecemasan tersebut malah dengan terus bermedsos
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Ketika hari panjang telah berhasil kamu lalui, seharusnya kamu bangga pada dirimu sendiri. Tapi yang terjadi malah membandingkan diri dengan capaian orang di media sosial.
Fenomena tersebut disebut Fear of Missing Out (FOMO). Dikutip dalam kanal Youtube Great Mind menurut Emamzedah. FOMO adalah kecemasan berlebih ketika melihat orang lain senang.
Orang dengan kebiasaan FOMO tersebut bisa menghabiskan waktu lebih lama untuk menghilangkan kecemasan tersebut malah dengan terus bermedia sosial.
Baca Juga: Lirik Laguâ Will Of The People – Muse
FOMO membuat orang fokus pada situasi di luar dari pada di dalam diri sendiri.
Ada dua sudut pandang agar bisa melihat fenomena FOMO lebih jelas. Apa saja?
- Romantik
Romantik melihat orang lain senang adalah satu kepahitan. Ia percaya bahwa diluar sana terdapat tempat bagi orang berkelas dan ia akan bangga jika menjadi bagian dari itu.
Baca Juga: CFD Jakarta Kembali Digelar pada Akhir Pekan, Ini Lokasinya
Romantik juga menganggap orang yang bekerja di kota kecil dan menghabiskan liburan dengan cara sederhana sangat membosankan.
Menjadikan kemewahan sebagai sumber indikator kebahagiaan. Orang romantik sangat rentan menjadi FOMO.
- Klasik
Orang klasik sadar bahwa karya seseorang yang bagus itu bisa berasal dari mereka yang biasa. Menurutnya orang terkenal itu tidak penting.
Baca Juga: Lirik Laguâ Anggur Cinta – Tissa Biani feat. Dul Jaelan
Apalagi soal kemewahan harta, itu bukan sama sekali indikator kebahagiaan dalam hidupnya.
Jenis FOMO orang klasik itu berbeda, mereka cenderung tidak ingin melewatkan momen terkecil apapun dalam hidupnya.
Great Mind menjelaskan faktor penyebab utama FOMO adalah ponsel, maka untuk terhindar dari FOMO juga kurangi aktifitas di media sosial.
Kuatkan fokus pada tujuan hidup sendiri, bukan orang lain.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

