Kerap Memicu Kecelakaan Lalu Lintas, Polres Cimahi Bakal Lakukan Kajian Pembatasan Kendaraan di Jalan Kolonel Masturi 

Jajaran Polres Cimahi terus mendalami penyebab pasti kecelakaan lalu lintas maut truk engkel yang menewaskan satu orang korban dan enam luka-luka di Jalan Kolonel Masturi KM 4, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Senin 27 Mei 2024.

Kerap Memicu Kecelakaan Lalu Lintas, Polres Cimahi Bakal Lakukan Kajian Pembatasan Kendaraan di Jalan Kolonel Masturi 
Sejauh ini, aparat Polres Cimahi mencatat dari kecelakaan lalu lintas di Jalan Kolonel Masturi itu tujuh orang terdeteksi dengan satu orang meninggal dunia. Sementara enam orang lainnya ada yang mengalami luka berat dan ringan. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Jajaran Polres Cimahi terus mendalami penyebab pasti kecelakaan lalu lintas maut truk engkel yang menewaskan satu orang korban dan enam luka-luka di Jalan Kolonel Masturi KM 4, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Senin 27 Mei 2024.

"Untuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Kolonel Masturi kami sampaikan turut berdukacita karena adanya korban jiwa," kata Kepala Polres Cimahi AKBP Aldi Subartono saat ditemui di Mapolres Cimahi, Senin 27 Mei 2024.

Sejauh ini, aparat Polres Cimahi mencatat dari kecelakaan lalu lintas di Jalan Kolonel Masturi itu tujuh orang terdeteksi dengan satu orang meninggal dunia. Sementara enam orang lainnya ada yang mengalami luka berat dan ringan.

"Kami ketika mendapat laporan langsung mengambil langkah-langkah. Untuk sementara, kita mendapatkan informasi dari hasil olah TKP truk yang terguling remnya blong," ungkapnya.

Kendati begitu, pihaknya bakal terus mengecek secara rinci terkait penyebab utama kecelakaan truk engkel tersebut.

"Untuk korban sudah mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit, ada di RSUD Cibabat dan RS Mitra Kasih," ucapnya.

"Pasca kecelakaan, kami juga melakukan langkah-langkah agar tidak terjadi kemacetan yang panjang," sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan langkah pembatasan kendaraan mengingat kontur Jalan Kolonel Masturi yang curam.

"Perlu sosialisasi kepada pelaku usaha, khususnya truk dan bus, misalnya terkait tonase yang berlebihan," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya bakal mencari tahu penyebab kendaraan ini mengalami rem blong, apakah karena kurangnya perawatan dan lain sebagainya.

"Ini perlu edukasi, termasuk kajian langkah-langkah pembatasan mengingat di jalur tersebut sangat sering terjadi kecelakaan," terangnya. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani