Kesalnya Pelatih PSM Hanya Diberi Extra Time Dua Menit
PELATIH PSM Makassar, Robert Rene Alberts mengkritik kepemimpinan wasit Hadiyana usai diimbangi Bhayangkara FC dengan skor 0-0, Senin (3/5) malam WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
PELATIH PSM Makassar, Robert Rene Alberts mengkritik kepemimpinan wasit Hadiyana usai diimbangi Bhayangkara FC dengan skor 0-0, Senin (3/5) malam WIB.
Dalam laga pekan ke-33 Liga 1 Indonesia di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, itu Rene beberapa kali tampak kesal dengan keputusan wasit.
Salah satu yang dipertanyakannya, adalah ketika Hadiyana hanya memberikan tambahan waktu dua menit di akhir pertandingan. Menurut dia ada beberapa kejadian di lapangan yang menyita waktu.
"Seharusnya wasit bisa memberikan perpanjangan waktu lebih lama, tetapi ini hanya dua menit," ujar Robert usai pertandingan kontra Bhayangkara.
Pelatih asal Belanda itu lalu menyamakan situasi tersebut dengan laga Persija kontra Bali United pada Senin (3/11).
Dalam pertandingan tersebut, wasit Djumadi Effendi menghentikan pertandingan mendadak tanpa memberikan tambahan waktu.
"Karena itulah saya bangga kepada pemain yang berhasil mengatasi berbagai hal di pertandingan tadi yang saya tak tahu mengatakannya tanpa membuat pihak lain tersinggung," tutur Robert.
Kritikan Robert tersebut mendapat tanggapan dari pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy. Simon menyatakan dirinya memahami rasa frustrasi Robert dan bersimpati untuk itu.
"Saya pun sebenarnya bertanya mengapa wasit memberikan perpanjangan waktu dua menit saja. Namun hanya itu yang bisa saya sampaikan," tutur pelatih asal Skotlandia tersebut.
Hasil imbang membuat poin PSM di klasemen sementara menjadi 58, tak mampu melampaui Persija di puncak dengan 59 poin.
Kedua tim masih menyisakan satu laga terakhir di Liga 1 Indonesia pada Minggu (9/12) sebagai penentu siapa yang berhak menyandang gelar juara Liga 1 Indonesia musim 2018.
Di laga terakhir, PSM Makassar akan meladeni PSMS Medan sementara Persija Jakarta menjamu Mitra Kukar.
Editor : inilahkoran

