KIC di Kabupaten Cirebon diduga Bermasalah, Ini Jawaban Santai Ketua Dewan

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M Luthfi mengaku tidak ada beban, terkait dugaan bermasalahnya Proyek Kawasan Industri Cirebon (KIC). 

KIC di Kabupaten Cirebon diduga Bermasalah, Ini Jawaban Santai Ketua Dewan
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M Luthfi. Maman Suharman/Inilahkoran

INILAHKORAN, Cirebon - Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M Luthfi mengaku tidak ada beban, terkait dugaan bermasalahnya Proyek Kawasan Industri Cirebon (KIC). 

Meskipun kasusnya saat ini sudah masuk ke ranah hukum, namun dia mengaku tidak pernah melakukan intervensi apalagi mengondikan sejak awal proyek KIC tersebut. 

"Saya tegaskan, bermasalah KIC tidak ada campur tangan dengan kapasitas saya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon. Ini adalah urusan para investor dengan mantan direktur KIC Joko Prabowo," kata Luthfi, Senin 10 juli 2023.

Menurutnya, tujuan mempertemukan beberapa investor saat itu dengan Joko Prabowo, tujuannya hanya ingin memfasilitasi dan mendorong pengusaha yang ingin membangun Kabupaten Cirebon. Dirinya mengaku, tidak pernah mencampuri ruang tekhnis saat mereka melakukan MoU.

"Memang saya pertemukan dengan Joko Prabowo. Tapi kan tujuannya mereka ingin membangun Kabupaten Cirebon. Masalah tekhnis lainnya, saya tidak mau tau dan tidak mau mencampuri. Itu urusan mereka," ungkapnya.

Dirinya berpendapat, kesalahan Joko Prabowo yang dianggap melakukan penipuan, adalah dinamika yang terjadi di interlah KIC. Nanti saat sidang akunya, semua akan terbuka siapa yang salah dan siapa yang benar.

"Saya tidak mau ambil pusing. Toh sudah jelas kasusnya juga sudah ditangani APH. Tunggu hasil sidang saja nanti," ucapnya.

Luthfi menambahkan, yang menjadi prioritas sekarang adalah, bagaimana KIC dengan direktur yang baru bisa segera operasional. Nanti dengan adanya kawasan industri yang baru, diharapkan bisa menyerap 200 ribu tenaga kerja baru. 

"Mau KIC atau King Properti yang jalan duluan, silahkan saja. Toh RTRWnya sedang dalam pembahasan komisi III. Intinya, saya tidak mau ambil pusing dengan kasus KIC saat ini," tukasnya.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, rencana proyek Kawasan Industri Cirebon (KIC) di wilayah Kecamatan  Losari Kabupaten Cirebon, diduga bermasalah. Tidak tanggung tanggung, ada 5 perusahaan yang sudah total menyetor uang senilai Rp. 10 milyar.  Namun sudah dua tahun ini, mereka yang awalnya berharap menjadi mainkon proyek KIC, tidak kunjung mendapat pekerjaan.

Meskipun kelima pengusaha tersebut sudah mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK), mereka tetap belum bisa memulai kegiatan. Hal itu karena, sampai saat ini ternyata pihak KIC sama sekali belum melakukan pembebasan lahan.

Kelima pengusaha tersebut yaitu CV Zahra Mandiri Utama, CV Cahaya Bobby Putera, CV Bayu Mandiri, CV Amar Jaya Mandiri dan CV Anik Karya. Mereka mengaku merasa ditipu, dan melaporkan Direktur Utama KIC tahun 2021, Joko Prabowo ke Polresta Cirebon pada Agustus 2022.

Saat itu, juru bicara pengusaha, Ralia  mengatakan, awalnya kelima perusahaan ini tertarik ikut menjadi mainkon KIC, karena informasi dari Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi. Lalu, tanggal  27 Desember 2021, kelima CV tersebut dipertemukan Luthfi dengan Dirut KIC saat itu, yakni Joko Prabowo. (maman suharman)


Editor : Ahmad Sayuti