Komitmen Pemerataan Pembangunan di Bogor Selatan, Tahun Ini Bangun Sekolah
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan pada tahun ini Pemkot Bogor bakal membangun sejumlah layanan publik di bidang pendidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan pada tahun ini Pemkot Bogor bakal membangun sejumlah layanan publik di bidang pendidikan.
Di antaranya, penyediaan lahan untuk pembangunan SMA Negeri 12 Kota Bogor di Kertamaya. Selain itu, ada rencana pembangunan SMP Negeri 24 Kota Bogor serta persiapan Sekolah Rakyat di Rancamaya.
"Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan ini menunjukkan komitmen Pemkot Bogor untuk terus melaksanakan pembangunan, sebagai harapan agar anak-anak Kota Bogor yang dari golongan anak-anak kurang mampu ini bisa bersekolah setinggi mungkin dengan kualitas yang sebaik mungkin," jelas Dedie, Rabu 14 Januari 2026.
Dedie menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 6–7 ribu meter persegi di Kertamaya untuk SMA Negeri 12. Nanti, DED dilakukan tahun ini dan harapannya 2027 bisa dibangun.
"Kami juga siapkan SMP Negeri 24 dan Sekolah Rakyat di Rancamaya, yang pembangunannya nanti dilaksanakan oleh Kementerian Sosial," jelasnya.
Sementara itu, Camat Bogor Selatan Irman Khaerudin memaparkan pihaknya melanjutkan apa yang sudah menjadi kesepakatan atau prioritas di 16 kelurahan.
Namun nantinya selain di kegiatan kecamatan maupun OPD, termasuk juga nanti akan diampaikan ke para anggota dewan untuk kemudian bisa dijadikan pokok pikiran (pokir).
"Lebih jauh dari itu, saya lebih memaparkan Kecamatan Bogor Selatan ke depan, di mana nanti akan dibangun sekolah, insyaallah SMP dan SMA di Kertamaya, kemudian ada sekolah rakyat juga, dan hal lainnya terkait peningkatan kapasitas. Kalau saya lebih pada ke internal kami, aparatur kecamatan, kelurahan, karena eranya sudah era digitalisasi sesuai dengan tema hari ini," terangnya.
Irman menjelaskan, harapannya pada 2027 nanti kalau prioritas kecamatan pertama adalah untuk pengadaan lahan kantor kelurahan Pakuan yang sampai hari ini masih sewa.
"Mudah-mudahan bisa terwujud di tahun 2027. Tahun ini ada updating feasibility study-nya gitu. Mudah-mudahan bisa dianggarkan di tahun 2027. Ada beberapa kelurahan seperti Cipaku itu tidak punya aula, mau kami bangun aulanya, dan perluasan aula di Mulyaharja begitu untuk tahun 2027," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani
