Konflik Iran Israel, Ini Peran yang Dimainkan Cristiano Ronaldo

Saling bom Iran Israel kian memanas. Cristiano Ronaldo pun memainkan peran dalam konflik yang kian panas itu.

Konflik Iran Israel, Ini Peran yang Dimainkan Cristiano Ronaldo
Presiden AS Donald Trump menerima hadiah jersey Cristiano Ronaldo bertuliskan ajakan meneguhkan perdamaian. (X)

INILAHKORAN, London – Saling bom Iran Israel kian memanas. Cristiano Ronaldo pun memainkan peran dalam konflik yang kian panas itu.

Tentu saja, Cristiano Ronaldo tak memainkan peran destruktif. Dia ingin saling serang Iran dan Israel segera berakhir.

Cara yang dilakukan Cristiano Ronaldo cukup unik, tapi mengena. Dia mencoba menyentuh nurani Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, figur yang bisa menghentikan atau justru kian mengganaskan perang.

Melalui Kepala Dewan Eropa, Antonio Costa, Cristiano Ronaldo menyampaikan pesan khusus untuk Donald Trump. Dia kirimkan melalui jersey Timnas Portugal yang dia titipkan.

Kepada Donald Trump, Cristiano Ronaldo mengirimkan pesan agar perdamaian bisa terwujud di muka bumi, termasuk dalam konflik Iran Israel.

Jersey Cristiano Ronaldo yang bertanda tangan itu diberikan Antonio Costa, seorang warga Portugal, kepada Donald Trump.

Donald Trump dan Antonio Costa pun berpose untuk foto bersama. Donald Trump mengangkat jersey Portugal itu.

Pesan Ronaldo jelas terlihat di bagian belakang kaus.

Bunyinya: “Untuk Presiden Donald J. Trump. Berperanlah untuk perdamaian.”

Permohonan itu disampaikan di tengah pecahnya perang antara Israel dan Iran.

Donald Trump berjanji untuk membantu negara-negara yang bertikai mencapai gencatan senjata di KTT G7 di Kanada.

“Saya tidak mencari gencatan senjata, kami mencari yang lebih baik daripada gencatan senjata,” katanya kepada wartawan.

Trump juga menulis di media sosial: "Kita akan segera mencapai perdamaian, antara Israel dan Iran! Banyak panggilan telepon dan pertemuan yang sedang berlangsung." 

Trump meninggalkan pertemuan G7 lebih awal dan mengeluarkan tenggat waktu dua hari yang mengerikan bagi Iran untuk mengakhiri program nuklir mereka.

Ia menolak untuk menyebutkan tujuan akhirnya, tetapi memperingatkan dengan nada mengancam: "Anda akan mengetahuinya dalam dua hari ke depan." (*)


Editor : Zulfirman