Konsep Pernikahan Baru Ini Jadi Tren Akhir 2019

Konsep pernikahan tradisional kontemporer dan modern semakin diminat masyarakat hingga diprediksi bakal menjadi tren di penghujung 2019. Hal itu dikatakan Wedding Creator Tia Achmad dalam event helaran Wedding Expo yang diselenggarakan di Internasional IPB Convention Centre (ICC) Botani Square, Minggu (8/12/2019).

Konsep Pernikahan Baru Ini Jadi Tren Akhir 2019
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Konsep pernikahan tradisional kontemporer dan modern semakin diminat masyarakat hingga diprediksi bakal menjadi tren di penghujung 2019. Hal itu dikatakan Wedding Creator Tia Achmad dalam event helaran Wedding Expo yang diselenggarakan di Internasional IPB Convention Centre (ICC) Botani Square, Minggu (8/12/2019).

Tia mengatakan, pihaknya turut dalam helaran Wedding Expo yang diselenggarakan di Internasional IPB Convention Centre (ICC) Botani Square, mengusung tema 'Indonesia Vibes', dengan nama vendor Tia Achmad Wedding Parlour.

"Mengapa saya mengusung tema 'Indonesia Vibes', karena keberagaman budaya Indonesia yang membuat saya jatuh cinta. Dari situ saya terus mengeksplore dan terus berinovasi. Salah satunya dengan konsep pernikahan tradisional kontemporer dan modern," ungkap Tia.

Tia melanjutkan, konsep tersebut tidak tertuang begitu saja, tetapi melewati proses yang cukup panjang. Salah satunya bermula dari permintaan klien terutama calon mempelai. 

"Awalnya dari request klien, tapi akhirnya kami meng-create menjadi inovasi baru tanpa meninggalkan kesan tradisionalnya," tambahnya.

Tia melanjutkan, karena adanya konsep baru ini, tidak serta merta konsep pernikahan konvensional (traditional) ditinggalkan begitu saja, karena masih ada mempelai yang masih menggunakan konsep pernikahan yang sudah dilakukan secara turun temurun ini.

"Sentuhan tradisional kontemporer dan modern ini terlihat dari model kebaya tradisional yang sudah dimodifikasi menjadi modern. Perpaduan warna kebaya Terracotta (perpaduan antara jingga dan cokelat-red) dan dusty pink yang lebih berani dengan taburan payet yang mewah menghasilkan satu mahakarya yang indah," jelasnya.

Tia menambahkan, perpaduan crown (mahkota) terlihat lebih berani dengan menghadirkan crown yang dirancang dengan menggabungkan tradisional kontemporer dan modern. 

"Biasanya sebatas siger, tetapi ini kita kreasikan mahkota modern tetapi tetap memiliki unsur unsur Indonesia nya," tambahnya.

Tia memaparkan, konsep pernikahan yang akan digandrungi kaum milenial, sentuhan make up menjadi faktor mendasar dalam tema IndonesianVibes. Sesuai dengan konsep tradisional kontemporer dan modern, sentuhan make up kali ini sengaja dibuat natural namun elegan. Dirinya berprinsip jika wanita Indonesia memiliki paras yang sudah cantik dari keanekaragaman adat dan suku. 

"Sehingga dia tidak perlu mengubah secara totalitas. Sebaliknya saya ingin menampilkan wajah asli calon mempelai dengan menonjolkan kelebihan yang dimiliki oleh calon mempelai," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : DeryFG