Kota Bogor Kembali Dikepung Bencana, 11 Pohon Tumbang dan 4 Kampung Banjir
Hingga Selasa 20 Juni 2023 pagi, total ada 11 pohon tumbang, empat kampung banjir, lima rumah atapnya tersapu angin, lima titik longsor dan tiga bangunan ambruk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kota Bogor dikepung bencana setelah dua hari berturut-turut mengalami hujan deras disertai angin kencang.
Hingga Selasa 20 Juni 2023 pagi, total ada 11 pohon tumbang, empat kampung banjir, lima rumah atapnya tersapu angin, lima titik longsor dan tiga bangunan ambruk.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menuturkan, akibat hujan deras disertai angin kencang ada beberapa bencana melanda Kota Bogor, berikut rekapan Pusdalops BPBD Kota Bogor.
Pertama adanya 11 pohon tumbang di wilayah Kota Bogor, diantaranya adalah di Perum Mutiara Bogor raya jalan Parung Banteng, RT 05/RW 17, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur sudah selesai ditangani.
"Kedua titik pohon tumbang di Jalan Binamarga 2, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Dititik ini berimbas ada 7 mobil yang tertimpa, 2 mobil cukup rusak parah, yang lain tertimpa dahan kecil. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, posisi terhalang mobil," ungkap Theo pada Selasa 20 Juni 2023 pagi.
Theo memaparkan, titik ketiga ada di Jalan Salak no 1, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah yang masih proses pengerjaan evakuasi. Keempat di Perumahan Holywood Tanah Baru RT.06/09, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, kelima di RT 02/08, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Titik keenam di Jalan Babakan Gunung Gede, RT 02 RW 01 no 52, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah.
"Titik ketujuh Perum Taman kencana Rw.03 Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah. Kedelapan RT 01/08, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara. Kesembilan Jalan Raden Kan'an RT. 07 RW. 04 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Titik kesepuluh Komplek LPTI RT. 01 RW. 08, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara dan terakhir titik kesebelas Perumahan Bukit Permatasari RT. 06 RW. 09, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara sudah selesai ditangani," paparnya.
Theo menjelaskan, kemudian ada juga atap rumah terbawa angin, kesatu rumah milik bapak Enoh Supendi RT 01 RW 07, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Kedua di Kampung Ciheuluet RT 04 RW 08, Jalan Loder Ujung, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Titik ketiga ada di Kampung Neglasari no. 36 RT 003 RW 004, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.
"Keempat di RT 03 / RW 01 Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara dan Kampung Gardu Tinggi RW 07, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur," terang Theo.
Theo membeberkan, ada juga banjir melanda empat kampung di RT 6 RW 06 Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, kedua Perumahan Holywood Tanah Baru, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Ketiga banjir Kampung Tanah Baru, Kelurahan Tanah baru Kecamatan Bogor Utara dan keempat Kampung Ciheulut, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.
"Untuk lima titik bencana longsor yaitu di Kampung Babakan Fakultas RT. 04 / RW. 04 Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Utara. Titik kedua RT.02/01 Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan dan RT.03/16 Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan. Ketiga Jalan Temanggung Wiradirejaggang Uyut Ismail RT. 01 RW. 08 Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara. Keempat di Ciheuleut Cibenda RT 004/RW 006, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah serta terakhir di Kampung kebon Danas RT 003/RW 007, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara," bebernya.
Theo menerangkan, ada juga bangunan ambruk di RT 02 RW 17 Cilendek Barat Kp. Pahlawan, Kecamatan Bogor Barat, kedua di Kali Murni RT 02 RW 01 Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, ketiga di RT. 03/RW. 01, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara.
"Saat ini petugas BPBD telah selesai melakukan penanganan di lokasi kejadian. Hasil asesmen di lapangan, kebutuhan mendesak yang diperlukan yaitu pemasangan terpal di lokasi longsor, termasuk kebutuhan logistik, selimut, dan alas tidur," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : Ahmad Sayuti
