Kota Tasikmalaya Perkuat Gerakan Koperasi, 494 Koperasi Aktif Diidentifikasi

Penguatan gerakan koperasi menjadi fokus Pemkot Tasikmalaya. Sebanyak 494 koperasi aktif akan disinergikan dengan program strategis nasional memperkuat ekonomi.

Kota Tasikmalaya Perkuat Gerakan Koperasi, 494 Koperasi Aktif Diidentifikasi
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat memberikan penghargaan kepada sejumlah koperasi pelopor yang dinilai berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (n nurohman)

INILAHKORAN.ID - Penguatan gerakan koperasi menjadi fokus Pemkot Tasikmalaya dalam memperingati Hari Koperasi ke-79. Sebanyak 494 koperasi aktif akan disinergikan dengan program strategis nasional guna memperkuat ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, Kota Tasikmalaya memiliki sejarah penting sebagai lokasi Kongres Koperasi pada 1947 sehingga momentum tersebut harus menjadi semangat membangun koperasi yang lebih maju.

"Jangan hanya menjadi sejarah, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat gerakan koperasi di Kota Tasikmalaya," ujar Viman saat apel gabungan peringatan Hari Koperasi ke-79 di Halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (13/7/2026).

Saat ini, terdapat 905 koperasi yang terdaftar di Kota Tasikmalaya, dengan sekitar 494 koperasi masih aktif. Selain itu, pemerintah juga telah membentuk 15 Koperasi Merah Putih dan 69 koperasi di tingkat kelurahan yang telah memiliki struktur kepengurusan.

Viman menegaskan, keberadaan Koperasi Merah Putih tidak dapat berjalan sendiri. Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar program prioritas tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemkot Tasikmalaya akan melakukan pemetaan terhadap koperasi-koperasi aktif, mulai dari kondisi keuangan, sumber daya manusia, hingga potensi usaha yang dimiliki. Langkah tersebut dilakukan agar koperasi yang telah berkembang dapat menjadi penggerak dan pendamping bagi Koperasi Merah Putih.

"Koperasi-koperasi pelopor yang sudah eksis harus berkolaborasi sehingga dapat tumbuh bersama dengan Koperasi Merah Putih," katanya.

Dia juga mendorong keterlibatan BUMD, BUMN, badan wakaf, hingga pelaku ekonomi kerakyatan untuk memperkuat ekosistem koperasi di Kota Tasikmalaya.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya memberikan penghargaan kepada sejumlah koperasi pelopor yang dinilai berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain penguatan kelembagaan, Pemkot Tasikmalaya juga menyiapkan revitalisasi kawasan bersejarah koperasi. Pada 26 Juli mendatang, akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Tugu Koperasi. Bersamaan dengan itu, gedung bekas Kongres Koperasi yang sebelumnya terbakar akan direvitalisasi bersama pemerintah pusat.

Menurut Viman, kawasan tersebut tidak hanya akan dibangun kembali sebagai bangunan fisik, tetapi juga dikembangkan menjadi museum sejarah koperasi sekaligus pusat inkubasi koperasi modern berbasis digital yang melibatkan generasi muda.

"Pembangunan ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi menghadirkan ruang yang memiliki nilai sejarah sekaligus menjadi pusat pengembangan koperasi yang modern dan digital," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani