Lawan Persija, Robert Sebut Laga Menggairahkan
Laga penuh gengsi akan tersaji di pekan ke-8 Liga 1 2019 antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta. Kedua tim akan bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (10/7/2019) mendatang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Laga penuh gengsi akan tersaji di pekan ke-8 Liga 1 2019 antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta. Kedua tim akan bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (10/7/2019) mendatang.
Pasalnya laga ini dibumbui dengan rivalitas kedua suporternya baik itu bobotoh maupun Jakmania yang hingga kini belum mencapai kata damai.
Pelatih Persib Robert Rene Alberts pun mengaku sudah mengetahui dengan rivalitas yang sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir ini. Pelatih asal Belanda ini juga menganggap laga ini layaknya laga antara Real Madrid kontra Barcelona FC di Liga Spanyol atau derby Manchester atau Liverpool di Liga Inggris.
"Tapi menurut saya itu hanya bumbu dari bagian sebuah pertandingan karena sama dengan pertandingan lainnya, berjalan 90 menit dan tidak ada pendekatan yang berbeda, tidak lebih hanya laga yang lebih menggairahkan," ungkap Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (7/7/2019).
Namun, Robert cukup menyayangkan dengan rival antara Bobotoh dan Jakmania ini. Apalagi sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.
"Ini sesuatu yang menurut saya menjadi isu penting. Karena semua selalu bicara soal ini di Indonesia bahwa hubungan klub ini dengan klub lain bagus atau buruk begitu pun suporternya," katanya.
Seharusnya kata Robert, kedua suporter ini berdamai begitu juga dengan suporter lainnya. Sehingga sepak bola Indonesia enak dan nyaman untuk disaksikan.
"Menurut saya ini harus dimulai dan menjadi proses menjadi sepak bola yang profesional. Karena suporter yang profesional mereka tidak membenci tim lain, harus saling mendukung dan menyambut baik satu sama lain," tuturnya.
Rivalitas lanjut Robert bukan cara untuk menaikkan kualitas sepak bola. Sebaliknya para pendukung fanatik memberikan dukungan di dalam lapangan hanya agar meningkatkan motivasi pemain.
"Kami harus belajar dan menghormati semuanya. Dan pertandingan juga akan menjadi gelaran yang lebih baik, dampaknya akan muncul pada tim nasional karena semua mendukung sepak bolanya," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani

