Lebih dari 64 Ribu Kendaraan Padati Padalarang dan Lembang Hingga Siang Hari, Kadishub KBB: Arus Libur Nataru Didominasi Sepeda Motor
Hingga pukul 12.00 WIB hari ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat lebih dari 64 ribu kendaraan telah melintasi dua kawasan padat di Padalarang dan Lembang pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hingga pukul 12.00 WIB hari ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat lebih dari 64 ribu kendaraan telah melintasi dua kawasan padat di Padalarang dan Lembang pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Data traffic counting menunjukkan sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak digunakan warga untuk berpergian.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB Mochamad Ridwan Evie menyebut, total kendaraan yang melintas di Padalarang hingga siang hari mencapai 32.605 unit.
Dari jumlah itu, 16.984 kendaraan bergerak dari arah Padalarang ke Cianjur (Timur-Barat), sedangkan 15.621 kendaraan bergerak sebaliknya (Barat-Timur).
“Kendaraan pribadi mendominasi di Padalarang, dengan sepeda motor mencapai 62,5 persen dan mobil pribadi 21,6 persen," kata Ridwan saat dihubungi, Jumat 26 Desember 2025.
"Ini menunjukkan banyak warga yang memilih moda transportasi pribadi yang lebih fleksibel untuk berpergian selama libur,” sambungnya.
Sementara itu, di kawasan wisata Lembang yang menjadi tujuan favorit, total kendaraan yang melintas hingga pukul 12.00 WIB adalah 31.963 unit.
Sebanyak 19.359 kendaraan datang dari arah Subang ke Lembang (Selatan-Utara), sedangkan 12.604 kendaraan bergerak dari Lembang ke Subang (Utara-Selatan).
“Di Lembang, komposisi kendaraan juga didominasi sepeda motor (59,9 persen) dan mobil pribadi (28,1 persen)," ungkapnya.
"Lonjakan arus dari arah Subang ke Lembang menunjukkan banyak wisatawan yang datang dari luar daerah untuk mengunjungi tempat wisata di sana,” sambungnya.
Menurutnya, data ini menjadi acuan untuk Dishub dalam menyesuaikan strategi pengaturan lalu lintas di lapangan.
“Kami terus memantau perkembangan arus kendaraan setiap jam. Sejauh ini, situasi masih terkontrol berkat penempatan personel dan kanalisasi yang sudah kami siapkan sebelumnya,” tuturnya.
Pihaknya juga mengingatkan pengemudi untuk berhati-hati saat mengemudi, terutama di jalan yang licin akibat musim hujan, dan mengikuti petunjuk petugas yang ada di titik-titik padat.
Editor : Doni Ramdhani
