Lima Tahun Meneliti, Sebelum Diluncurkan, Bis Prima Jasa Sudah Gunakan Bahan Bakar Merah Putih Bobibos
Butuh lima tahun penelitian hingga tercipta bahan bakar merah putih bahan bakar original bikinan Indonesia Bos (Bobibos).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Butuh lima tahun penelitian hingga tercipta bahan bakar merah putih bahan bakar original bikinan Indonesia Bos (Bobibos).
Ratusan kegagalan harus dilalui oleh tim peneliti, untuk mendapatkan energi terbarukan dan emisinya hampir 0 persen. Bahkan, mesin pada kendaraan bermotor yang menguji coba cikal bakal bahan bakar nabati, sudah beberapa kali mengalami kerusakan.
"Kami hari ini melaunching bahan bakar merah putih Bobibos, namun, sudah lima tahun kami meneliti, melakukan uji coba dan beberapa kali mesin motor maupun mobil mengalami kerusakan," ucap Founder Bobibos M Ikhlas Thamrin kepada wartawan, Minggu 2 November 2025.
Lantaran bahan baku Bobibos berasal dari limbah pertanian atau nabati, maka dengan diproduksinya bahan bakar merah putih Bobibos maka akan mengerek terciptanya ketahanan pangan.
"Bahan baku Bobibos dari hasil pertanian atau sawah, dengan produksi bahan bakar Bobibos, maka sama juga kita membangun ketahanan pangan berikut ketahanan energi," terang M Ikhlas Thamrin.
Owner PO Bus Prima Jasa dan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Amir Mahmud menyambut kehadiran bahan bakar merah putih Bobibos.
Bahkan, ratusan kendaraan busnya terutama yang beroperasi di Bandara Soekarno Hatta dan mobil travel miliknya sudah menggunakan bahan bakar merah putih Bobibos.
"Ada 40 bus dan ratusan yang beroperasi di Bandara Soekarno Hatta dan ratusan mobil travel di Bandung yang sudah menggunakan bahan bakar Bobibos, perusahaan kami adalah yang pertama kali menggunakan. Kelebihan produk ini, selain lebih murah, suara mesin lebih halus dan asapnya juga agak wangi," tukas Amir Mahmud.
Editor : Doni Ramdhani
