Long Weekend, 90 Ribu Kendaraan Masuk Kota Bandung hingga Sore Hari
Long weekend jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung dari siang hingga sore mencapai 90 ribu unit
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID — Arus kendaraan menuju Kota Bandung mengalami peningkatan signifikan selama momentum long weekend.
Berdasarkan pantauan traffic counting Satlantas Polrestabes Bandung, tercatat sekitar 90 ribu kendaraan masuk ke wilayah Kota Bandung pada Jumat (29/5/2026) siang hingga sore.
Kasat Lantas AKBP Hudi mengatakan, lonjakan kendaraan mulai terlihat sejak pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB.
“Dari pantauan traffic counting yang ada di wilayah Polrestabes Bandung, saat ini terpantau dari pukul 12.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB, untuk kendaraan yang masuk ke arah Kota Bandung sudah tercatat sekitar 90 ribu kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Sedangkan yang keluar sekitar 60 ribu kendaraan,” ujarnya.
Menurutnya, titik penyumbang arus kendaraan terbesar masih berasal dari sejumlah akses utama menuju Kota Bandung, yakni kawasan Cileunyi, Cibiru, serta Gerbang Tol Buah Batu.
“Jadi titik penyumbang terbesar, baik kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung, seperti kita ketahui berasal dari arah Cileunyi, Cibiru, maupun dari arah Tol Buah Batu,” katanya.
Dari hasil pemantauan tersebut, Satlantas Polrestabes Bandung juga mencatat adanya surplus kendaraan yang masih berada di dalam Kota Bandung.
“Saat ini ada surplus kendaraan yang masih bertahan di sekitar Kota Bandung kurang lebih sebanyak 30 ribu kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang terdata di traffic counting kami,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang diprediksi meningkat pada malam hingga akhir pekan, pihak kepolisian telah menyiapkan ratusan personel di sejumlah titik rawan macet.
“Untuk antisipasi kepadatan lalu lintas yang nanti akan masuk ke Kota Bandung, kami sudah menyiapkan personel, khususnya dari personel lalu lintas Polrestabes Bandung, sebanyak kurang lebih 130 personel yang akan tersebar di titik-titik kepadatan, baik di jalur arteri, pintu-pintu tol, maupun pusat-pusat keramaian,” pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

