Maarten Paes Absen, Kiper Palermo Ini Siap Bela Timnas di SUGBK Saat Indonesia vs China

Atmosfer panas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipastikan akan menjadi saksi momen bersejarah bagi Emil Audero, kiper berdarah Indonesia-Italia, yang bersiap menjalani debut perdananya bersama Timnas Indonesia.

Maarten Paes Absen, Kiper Palermo Ini Siap Bela Timnas di SUGBK Saat Indonesia vs China
Maarten Paes Absen, Kiper Palermo Ini Siap Bela Timnas di SUGBK Saat Indonesia vs China

INILAHKORAN, Bandung – Atmosfer panas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipastikan akan menjadi saksi momen bersejarah bagi Emil Audero, kiper berdarah Indonesia-Italia, yang bersiap menjalani debut perdananya bersama Timnas Indonesia.

Emil dijadwalkan tampil melawan China dalam laga kesembilan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C pada Kamis, 5 Juni pukul 20.45 WIB.

“Itu adalah kebahagiaan. Saya menyiapkan pertandingan seperti biasa. Saya fokus pada latihan, dan semua teman-temanku melakukan sesi latihan yang sangat bagus,” ungkap Emil seperti dikutip dari ANTARA.

Debut Emil menjadi lebih mungkin karena absennya Maarten Paes, kiper utama Garuda, yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Di tengah sorotan dan ekspektasi publik, Emil tampak tenang dan penuh antusiasme.

Sebelumnya, Emil telah duduk di bangku cadangan saat Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain pada Maret lalu.

Namun, pelatih Patrick Kluivert saat itu lebih mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Paes. Kini, kesempatan besar berada di depan mata Emil untuk menunjukkan kualitasnya di bawah mistar.

Lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Emil sempat lama berkarier di Italia dan musim ini mencatat 15 penampilan bersama Palermo di kompetisi Serie B.

Ia menjadi satu dari empat kiper yang dipanggil ke dalam skuad timnas, bersaing dengan Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya.

Saat ditanya tentang pemusatan latihan di Bali yang telah dijalaninya sejak pekan lalu, Emil menanggapi dengan penuh semangat. Menurutnya, momen itu sangat berharga untuk memperkuat chemistry antar pemain.

“Tentu saja, kami telah melihat kemajuannya. Jika kita bandingkan dengan terakhir kali di bulan Maret, tentu saja, kami tidak punya banyak waktu. Banyak pemain baru, ditambah saya,” jelas Emil.

Timnas Indonesia saat ini duduk di posisi keempat klasemen Grup C dengan sembilan poin, unggul tiga poin atas Bahrain dan China.

Garuda hanya tertinggal satu poin dari Arab Saudi di posisi ketiga. Laga melawan China pun menjadi krusial sebelum Indonesia terbang ke Jepang lima hari kemudian untuk menghadapi tim kuat Asia tersebut pada Selasa, 10 Juni pukul 17.35 WIB.

Jika mampu mencuri poin dari dua laga pamungkas ini, Indonesia berpeluang mencetak sejarah dengan lolos ke babak berikutnya di ajang Kualifikasi Piala Dunia.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan