Man City vs Leicester, Duel Hidup-Mati

Tak ada pilihan bagi Manchester City selain memenangi duel melawan Leicester City di Etihad Stadium, Selasa (7/5) dini hari WIB. Gagal tiga poin, gelar juara bisa jadi melayang.

Man City vs Leicester, Duel Hidup-Mati
Prakiraan pemain dan head to head Manchester City vs Leicester City. (Anyo)

INILAH, Manchester- Tak ada pilihan bagi Manchester City selain memenangi duel melawan Leicester City di Etihad Stadium, Selasa (7/5) dini hari WIB. Gagal tiga poin, gelar juara bisa jadi melayang.

Man City menatap dua laga final di pentas Liga Primer Inggris. Mereka cukup memenangi keduanya untuk merengkuh trofi tanpa harus bergantung hasil sang rival, Liverpool.

Ya memang, saat ini puncak klasemen kembali diduduki Liverpool dengan selisih dua poin dari The Citizens. Tapi, Man City belum memainkan laga pekan ini menghadapi Leicester. Artinya posisi akan kembali berubah andai Sergio Aguero dan kawan-kawan memenangi duel melawan Leicester.

"Kami tak memikirkan itu (puncak klasemen). Kami akan juara dengan memenangi dua laga sisa. Itu yang kami pikirkan," ujar Guardiola dilansir situs resmi klub.
Guardiola ingin para pemainnya benar-benar fokus memenangi laga kontra Leicester. Apalagi, sang lawan sedang on fire. Pekan lalu, mereka melibas Arsenal tiga gol tanpa balas.

Sejak ditangani eks pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, performa Leicester begitu mengesankan. Mereka memenangi enam dari sembilan laga sejak Februari.
"Sebelumnya Leicester adalah tim yang mengandalkan serangan balik. Sekarang bersama Brendan Rodgers mereka punya cara lain dalam bermain. Mereka bisa mengontrol semua bagian dalam pertandingan. Jadi saya pikir Brendan telah memperlihatkan kualitas yang luar biasa sebagai manajer," ungkap Guardiola.

Guardiola sadar,  terpeleset di sini hampir mustahil timnya bisa memenangi gelar. Maka dia mengerahkan segenap kekuatan terbaik. Sergio Aguero, yang menyumbang enam gol dan empat assist dalam sembilan penampilan terakhirnya di semua kompetisi, bakal jadi salah satu tumpuan utama.

Guardiola juga mewaspadai satu pemain lawan yang diyakininya bisa merepotkan lini pertahanan Man City. Dialah Jamie Vardy, striker veteran Leicester yang musim ini sudah melesakkan 18 gol dalam 34 laga di semua kompetisi.

Vardy juga sedang garang akhir-akhir ini. Dia mengukir sepuluh gol dan satu assist dalam sembilan penampilan terakhirnya di Premier League. 

"Karier Vardy berbicara untuk dirinya sendiri, bukan hanya pertandingan terakhir, dia melakukan yang luar biasa di liga ini. Striker yang luar biasa, gerakannya, finishing, dan berjuang," tandasnya.

Sementara itu Manajer Leicester Brendan Rodgers mengaku kenal betul gaya permainan Man City. Dia ingin timnya memberi keleluasaan untuk lawan mengembangkan permainan.

"Kami tim yang mempunyai kecepatan. Anda harus bermain sangat kompak dan bermain ketat. Mereka ditaburi dengan pemain berkelas dunia dan pemain berkelas dunia akan selalu menemukan ruang," kata Rodgers dilansir Four Four Two.

Artinya, Rodgers takkan mengusung sepak bola menyerang. Dia mengisyaratkan serangan balik sebagai opsi terbaik.

"Anda harus mencoba dan menutup ruang. Kemudian saat anda bisa melewati tekanan itu akan ada ruang, dan itu merupakan suatu keunggulan yang sangat-sangat dimiliki tim ini," dia menambahkan. (bsf)


HEAD TO HEAD
26/12/18: Leicester 2-1 Man City
18/12/18: Leicester 1-1 Man City
10/02/18: Man City 5-1 Leicester
19/12/17: Leicester 1-1 Man City
18/11/17: Leicester 0-2 Man City

LIMA LAGA TERAKHIR LEICESTER
28/04/19: Burnley 0-1 Man City
24/04/19: Man United 0-2 Man City
20/04/19: Man City 1-0 Tottenham
17/04/19: Man City 4-3 Tottenham
14/04/19: Crystal Palace 1-3 Man City

LIMA LAGA TERAKHIR LEICESTR
28/04/19
20/05/19: Leicester 3-0 Arsenal
12/04/19: West Ham 2-2 Leicester
06/04/19: Leicester 0-1 Newcastle
30/03/19: Huddersfield 1-4 Leicester
16/03/19: Leicester 2-0 Bournemouth

PRAKIRAAN PEMAIN
Man City (4-3-3)
Ederson (GK) Zinchenko, Laporte, Stones, Walker (B) D Silva, Gundogan, B Silva (T) Sane, Aguero, Sterling (D)
Pelatih: Pep Guardiola

Leicester (4-5-1)
Schmeichel (GK) Pereira, Evans, Maguire, Chilwell (B) Albrighton, Tielemans, Ndidi, Choudhury, Maddison (T) Vardy (D)
Pelatih: Brendan Rodgers


Editor : Bsafaat