Masih Dirawat, Alasan Polisi Belum Periksa Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun Km 92

Saat ini sopir truk tersebut masih dalam perawatan medis di rumah sakit. Polisi bakal melakukan pemeriksaan setelah, sopir truk penyebab kecelakaan beruntun KM 92 Tol Cipularang itu usai dilakukan perawatan.

Masih Dirawat, Alasan Polisi Belum Periksa Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun Km 92
Kabid Humas  Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast

INILAHKORAN, Bandung - Polisi belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di KM 92 Tol Cipularang Arah Jakarta, Senin kemarin.

Pasalnya, saat ini sopir truk tersebut masih dalam perawatan medis di rumah sakit. Polisi bakal melakukan pemeriksaan setelah, sopir truk penyebab kecelakaan beruntun KM 92 Tol Cipularang itu usai dilakukan perawatan.

"Diperiksa secepatnya. Untuk interogasi dilakukan di Polres Purwakarta," ucap Kabid Humas  Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast melalui pesan singkatnya, Rabu 13 November 2024.

Sopir truk ini merupakan salah satu korban dari 29 korban luka-luka yang kini tengah dalam perawatan Rumah Sakit Abdul Rodjak. Meski dalam penanganan tim medis, polisi tetap melakukan pengawasan dan penjagaan terhadap sopir yang mengendarai truk yang membawa beban kardus tersebut.

Menurut Jules, dari hasil koordinasi kepolisian dengan pihak rumah sakit, sopir ini masih dalam tahap observasi oleh tim dokter. Rencananya, setelah tim dokter usai melakukan tahap observasi, polisi akan membawa sopir tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.

"Bilamana Tim dokter telah selesai melakukan observasi dan perawatan terhadap yang bersangkutan, akan segera dibawa dan diamankan di Polres Purwakarta," ucap Jules.

Seperti diketahui, truk Hino bernomor polisi B 9440 JIN yang dikemudikan R ini datang dari arah Bandung menuju Jakarta. Namun saat melaju di jalan menikung dan menurun diduga pengendara kurang antisipasi sehingga menabrak beberapa kendaraan yang melaju pelan lantaran sedang terjadi antrean.

"(diduga) Rem blong karena bermuatan cukup banyak, cukup berat. Sehingga menabrak kendaraan yang ada di depannya, kemudian terjadilah tabrakan beruntun dengan kendaraan lainnya," kata Jules. *** 


Editor : Ahmad Sayuti