Masuki Musim Penghujan, Masyarakat Diminta Waspadai Pohon Tumbang
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung mencatat ada 13 pohon tumbang dan patah sepanjang awal September dan mengimbau masyarakat waspada saat musim penghujan ini
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung mencatat ada 13 pohon tumbang dan patah sepanjang awal September.
Jumlah tersebut terdiri dari enam pohon tumbang, dan tujuh batang pohon patah akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Bandung beberapa waktu ini. Kendaraan juga berperan dalam peristiwa itu.
"Pohon tumbang terjadi di kawasan Leuwipanjang, Kalimantan, BKR, Riau, TPU Babakan Ciparay, Wiranta, dan kawasan Cibeunying Kidul," kata Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung Roslina, Senin 12 September 2022.
Menurut Roslina, pohon tumbang di kawasan Leuwipanjang dan Kalimantan berjenis Mahoni berdiameter 20 hingga 25 centimeter. Penyebab pohon tumbang karena tertabrak kendaraan.
"Pohon tumbang lainnya jenis Kamera, Kersen, Kemiri dan Jambu air dengan diameter antara 30 centimeter hingga satu meter. Ada yang menimpa atap rumah juga, itu di kawasan Wiranta. Sementara pohon patah ada ditujuh titik," ucapnya.
Dikemukakan Roslina, diameter batang pohon yang patah dari ukuran 15 hingga 50 centimeter dengan ukuran paling panjang lima meter. Beberapa diantaranya menimpa kendaraan, dan menghalangi jalur pedestrian.
Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi bencana jelang memasuki musim hujan di tahun ini.
"Imbauan semua kita kewaspadaan. Pertama kita minta saluran air itu tidak ada yang tersumbat. Kemudian kita minta DPKP3 untuk melakukan pemantauan terhadap pohon yang berpotensi mengancam," kata Ema Sumarna.
Ema Sumarna menuturkan, akan meminta DPKP3 memantau kondisi pohon. Pihaknya mengkhawatirkan apabila hujan deras atau terjadi puting beliung maka pohon roboh dan menimpa warga.
Selain itu Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga untuk mengecek kondisi jalan berlubang. Karena dikhawatirkan jalan yang berlubang dipenuhi air dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. *** (yogo triastopo)
Editor : Ahmad Sayuti
