Menkeu Purbaya Suntik Rp200 Triliun, Sindir Bos Bank Lebih Sering Main Golf
Purbaya menilai para pimpinan bank selama ini cenderung terlalu nyaman karena bisa meraup keuntungan besar tanpa usaha ekstra.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kebijakan tak biasa dengan menempatkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dalam bentuk deposito di bank-bank milik negara (Himbara).
Langkah ini, menurutnya, sengaja dilakukan untuk membuat para direktur utama bank berpikir lebih keras dan kreatif dalam mengelola dana, alih-alih hanya bermain aman.
Purbaya menilai para pimpinan bank selama ini cenderung terlalu nyaman karena bisa meraup keuntungan besar tanpa usaha ekstra.
“Mereka kan orang pintar. Cuma, selama ini malas karena bisa naruh di tempat yang aman. Enggak ngapain-ngapain, dapat spread cukup, untungnya gede. Jadi, mereka setiap Sabtu-Minggu main golf kali,” ujarnya dengan nada sindiran.
Ia menegaskan dengan adanya dana Rp200 triliun ini, para bankir dituntut lebih aktif mencari proyek-proyek yang memberikan return tinggi sekaligus aman.
Menurut Purbaya, suntikan dana jumbo tersebut diharapkan mampu mendorong bank menyalurkan lebih banyak kredit. Dengan likuiditas yang melimpah, suku bunga pinjaman diproyeksikan akan menurun sehingga masyarakat semakin berani mengajukan kredit.
“Harusnya dengan injeksi Rp200 triliun ini, perekonomian akan bergerak,” tegasnya.
Rincian Penempatan Dana
Kementerian Keuangan telah menempatkan dana tersebut ke dalam bank-bank Himbara, dengan rincian:
Bank Mandiri, BNI, dan BRI masing-masing menerima Rp55 triliun.
BTN mendapat Rp25 triliun.
Bank Syariah Indonesia (BSI) memperoleh Rp10 triliun.
Kebijakan ini diharapkan bisa menjadi pemicu agar industri perbankan tidak hanya bergantung pada strategi konservatif, melainkan lebih aktif menyalurkan kredit produktif guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Firda Rachmawati

