Meski Nihil Kasus, BRIN Sebut Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa Masih Rawan Wabah Pes

BRIN menyebut sejumlah wilayah di Jawa masih rawan wabah pes

Meski Nihil Kasus, BRIN Sebut Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa Masih Rawan Wabah Pes
Meski Nihil Kasus, BRIN Sebut Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa Masih Rawan Wabah Pes

INILAHKORAN.ID - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Pulau Jawa masih masuk kategori fokus penyakit pes, meskipun tidak ditemukan kasus pada manusia dalam lebih dari 10 tahun terakhir.

Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Muhammad Choirul Hidajat, menyebutkan beberapa daerah yang masih perlu diwaspadai, di antaranya Kabupaten Pasuruan, Boyolali, Sleman, dan Bandung.

Menurutnya, tikus sebagai reservoir utama bakteri Yersinia pestis masih banyak ditemukan di berbagai wilayah tersebut. Penularan kepada manusia dapat terjadi melalui gigitan pinjal yang hidup pada tubuh hewan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kombinasi antara perubahan lingkungan, peningkatan interaksi manusia dengan hewan, serta faktor iklim menjadi pemicu utama meningkatnya risiko penyebaran penyakit.

“Risiko tetap ada, apalagi dengan meningkatnya populasi vektor dan perubahan ekosistem,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, BRIN merekomendasikan penguatan sistem surveilans terpadu yang mencakup pemantauan pada manusia, hewan, serta vektor penyakit. Selain itu, peningkatan sanitasi lingkungan dan pengawasan wilayah bekas endemis juga menjadi langkah penting.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak lengah, meski kasus pes belum ditemukan dalam waktu lama. Kewaspadaan dini dinilai menjadi kunci untuk mencegah potensi wabah di masa mendatang.


Editor : Firda Rachmawati