Min Hee Jin Boikot Source Music Selama Persidangan yang Melibatkan Bukti Pesan KakaoTalk
Pihak Min Hee Jin memutuskan untuk boikot Source Music terkait permasalahan dengan bocornya Kakao Talk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tidak hanya NewJeans dan ADOR, Min Hee Jin dan agensi LE SSERAFIM, Source Music juga menjalani Persidangan.
Bentrokan hukum antara mantan CEO ADOR Min Hee Jin dan anak perusahaan HYBE, Source Music, semakin memanas.
Pada hari Jumat, 30 Mei 2025, tim hukum Min Hee Jin menggugat penerimaan Pesan KakaoTalk yang kontroversial selama sidang pengadilan.
Divisi Perdata ke-12 Pengadilan Distrik Barat Seoul menggelar sidang kedua dalam gugatan ganti rugi Source Music sebesar ₩500 juta KRW terhadap Min Hee Jin.
Sidang tersebut hanya dihadiri oleh perwakilan hukum dari kedua belah pihak, tidak dihadiri langsung oleh yang bersangkutan.
Source Music telah merencanakan presentasi selama 20 menit, tetapi beberapa saat sebelum dimulai, tim Min Hee Jin menolak, dengan menyatakan bahwa Pesan KakaoTalk yang disertakan dalam materi tersebut telah diperoleh secara ilegal dan tidak boleh diterima sebagai bukti.
Pihak Min Hee Jin juga secara resmi meminta agar Persidangan dilakukan secara tertutup. Namun pengadilan menerima keberatan tersebut, dengan menyatakan:
“Terdakwa telah menyatakan kekhawatirannya bahwa beberapa bukti diperoleh melalui tindakan yang berpotensi dikenakan hukuman pidana, dan oleh karena itu meminta sidang tertutup.”
Sementara agensi Source Music menentang keberatan tersebut, hakim membuat keputusan sementara:
“Kami akan melanjutkan dengan sidang terbuka, tetapi akan membatasi segala diskusi atau penayangan cuplikan KakaoTalk yang ditentang terdakwa hingga peninjauan lebih lanjut.”
Tim Min Hee Jin menjelaskan kekhawatiran utama mereka, “yang paling kami khawatirkan adalah presentasi tersebut mungkin berisi kutipan Pesan yang terkait dengan insiden yang disengketakan.”
Sebagai tanggapan, hakim memberi Source Music pilihan untuk merevisi dan menjadwalkan ulang presentasi.
Source Music menolak, “bukti yang sama ini digunakan dalam kasus lain tanpa masalah. Keberatan datang terlambat, dan menunda sekarang tidak adil.”
Perdebatan hukum utama berpusat pada bagaimana Pesan-Pesan KakaoTalk diperoleh. Sementara pihak Min Hee Jin berpendapat bahwa Pesan-Pesan itu mungkin telah diambil secara ilegal.
“Pesan-Pesan ini diakses melalui perangkat perusahaan dengan persetujuan sebelumnya. Ini bukan kasus peretasan telepon pribadi.”
Pengadilan telah menjadwalkan sidang terpisah pada tanggal 27 Juni untuk secara khusus menentukan apakah bukti KakaoTalk dapat diterima secara hukum, sebuah keputusan yang dapat berdampak signifikan pada gugatan yang lebih luas.***
Editor : Irma Nurfajri

