Modus Leasing Palsu di Bandung, Motor NMAX Milik Perempuan Digasak Pelaku
Modus leasing palsu kembali terjadi di Bandung. Seorang perempuan kehilangan motor NMAX senilai Rp36 juta usai diperdaya pelaku yang mengaku petugas leasing.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Aksi kejahatan dengan modus mengaku sebagai petugas leasing kembali memakan korban di Kota Bandung. Seorang perempuan berinisial YP kehilangan sepeda motor Yamaha NMAX Neo miliknya setelah diperdaya dua pelaku di Jalan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026).
Korban diduga menjadi sasaran pelaku yang berpura-pura menawarkan program pelunasan cicilan kendaraan. Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan korban, kedua pelaku menjalankan aksinya hingga membawa kabur sepeda motor milik YP.
Kanit Reskrim Polsek Cicendo, Iptu Dedi Sutisna, mengatakan korban telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Berdasarkan laporan, korban saat itu sedang berada di lokasi menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX Neo berwarna hitam bernomor polisi D 3266 UFU.
Pelaku kemudian menghampiri korban dan mengaku sebagai petugas dari perusahaan leasing. Dengan dalih menawarkan promo pelunasan cicilan, pelaku meminta korban membeli meterai di sebuah minimarket yang berada di kawasan Jalan Pasirkaliki.
"Namun korban disuruh oleh pelaku untuk membeli meterai di Alfamart Jalan Pasirkaliki," kata Iptu Dedi Sutisna saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
Tanpa menaruh curiga, korban mengikuti permintaan tersebut. Namun setelah kembali dari minimarket, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di lokasi karena dibawa kabur oleh kedua pelaku.
"Motor dibawa kabur oleh pelaku," ujarnya.
Peristiwa itu juga sempat diunggah korban melalui media sosial. Dalam video yang beredar, korban menceritakan kronologi kejadian dan mengaku mengalami kerugian sekitar Rp36 juta akibat aksi pelaku.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan kedua pelaku. Sejumlah keterangan saksi serta informasi di lapangan masih terus dikumpulkan guna mempercepat proses pengungkapan kasus.
"Masih penyelidikan. Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap," tutur Dedi.
Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas leasing. Masyarakat diminta tidak mudah menyerahkan kendaraan maupun mengikuti permintaan mencurigakan tanpa memastikan identitas petugas melalui perusahaan pembiayaan terkait atau kantor kepolisian.***
Editor : JakaPermana
