Motif Cemburu Jadi Pemicu, Keluarga Ungkap Alasan Ayah Tiri Habisi Nyawa Alvaro
Keluarga mengungkap motif pembunuhan Alvaro diduga ayah tirinya cemburu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Motif di balik tewasnya Alvaro Kiano Nugroho (6) akhirnya mulai terkuak. Keluarga menyebut ayah tiri korban, Alex Iskandar (AI), diduga melakukan pembunuhan karena diliputi rasa cemburu yang berujung dendam terhadap istrinya, Arum.
Kakek Alvaro, Tugimin, mengungkapkan bahwa pelaku kerap menaruh curiga berlebihan terhadap istrinya.
"Dia itu cemburu sama istrinya. Kalau ditelepon nggak diangkat, langsung nuduh istrinya selingkuh, main sama laki-laki lain," ujar Tugimin dikutip Selasa 25 November 2025.
Informasi tersebut diperoleh keluarga setelah polisi melakukan pemeriksaan awal terhadap Alex. Menurut Tugimin, kecemburuan itu berkembang menjadi rasa tidak suka hingga akhirnya memuncak dalam tindakan brutal.
Situasi semakin memanas ketika Arum tetap pergi bekerja ke Malaysia meski sudah dilarang oleh Alex. "Dari cemburu jadi dendam. Arum dibilang jangan kerja ke Malaysia, tapi berangkat juga," tambahnya.
Ayah Tiri Jadi Pelaku Utama Pembunuhan Alvaro
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya telah menegaskan bahwa pelaku pembunuhan Alvaro adalah ayah tirinya sendiri. Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023 dan hubungan keduanya disebut sedang tidak harmonis, bahkan mengarah pada rencana perceraian.
Alvaro dilaporkan hilang pada Maret 2025 di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Setelah delapan bulan pencarian tanpa hasil, polisi akhirnya menemukan bocah tersebut dalam kondisi tidak bernyawa.
Penyelidikan Terkendala CCTV Terhapus dan Pelaporan Hilang Tidak Tepat Waktu
Polsek Pesanggrahan menjelaskan bahwa proses pencarian Alvaro sempat mengalami hambatan. Rekaman CCTV di sekitar rumah korban otomatis terhapus setiap hari sehingga tidak dapat dijadikan bukti awal.
Selain itu, laporan hilangnya Alvaro dari pihak keluarga tidak dilakukan tepat pada hari kejadian, membuat proses pelacakan semakin sulit.
Meski begitu, polisi terus mengumpulkan petunjuk dari berbagai sumber, termasuk keterangan saksi, pihak sekolah, keluarga, pesan langsung di Instagram, hingga saluran aduan Kapolsek.
Delapan Bulan Misteri: AKN Tidak Terpantau Sejak 6 Maret 2025
Alvaro tercatat hilang sejak Kamis, 6 Maret 2025. Selama delapan bulan, keberadaannya tidak dapat dilacak, hingga akhirnya penyidik menemukan jenasah yang diduga kuat adalah dirinya.
Polisi masih mendalami detail penyebab kematian serta rangkaian tindakan pelaku sebelum dan sesudah pembunuhan terjadi.
Editor : Firda Rachmawati
