Densus 88 Tangkap Ustaz Farid Okbah dan Dua Orang Lainnya, Simak Kronologi dan Dugaannya versi Polri

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap Ustaz Farid Ahmad Okbah pada Selasa 16 November 2021 pagi WIB.

Densus 88 Tangkap Ustaz Farid Okbah dan Dua Orang Lainnya, Simak Kronologi dan Dugaannya versi Polri
Ustadz Farid Okbah ditangkap Densus 88

INILAHKORAN, Bandung- Ustaz Farid Okbah ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Selasa 16 November 2021 pagi WIB.

Selain Ustaz Farid Ahmad Okbah (FAO), Densus 88 Antiteror Polri juga menangkap dua dai lainnya berinisial AA dan AZ.

"FAO (Farid Ahmad Okbah) merupakan Tim Sepuh atau Dewan Syuro JI, AZ juga Dewan Syuro JI. Sedangkan AA itu anggota Pengawas Perisai Nusantara Esa Tahun 2017," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

Baca Juga: Ustaz Farid Okbah Ditangkap Densus 88, Tim Pengacara Muslim Siap Dampingi

Penangkapan dimulai AZ pukul 04.39 WIB, berlokasi di Jalan Merbabu Raya, Perumahan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Kedua, FAO ditangkap pukul 04.43 WIB di Jalan Yanatera, Kelurahan Jatimelati, Kota Bekasi.

Kemudian yang ketiga, AA ditangkap pukul 05.49 WIB berlokasi di Jalan Raya Legok Blok Masjid, Jatimelati, Kota Bekasi.

Baca Juga: Usai Berikan Bantuan Hibah Keagamaan, Ade Yasin Dorong Regenerasi Amilin

Berdasarkan data yang diperoleh, terduga AZ merujuk kepada Densus, yakni AZ merujuk pada Ahmad Zain An-Nazah, AA merujuk pada Anung Al Hamat.

Terduga FAO, selain Tim Sepuh atau Dewan Syuro JI, juga menjabat sebagai Dewan Syariah LAZ BM ABA.

"Sekitar tahun 2018 memberikan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk Perisai Nusantara Esa," kata Ramadhan.

Selain itu, pada tahun 2009, FAO diketahui mengikuti pertemuan di Islamic Center Bekasi.

Dalam pertemuan tersebut, FAO menyampaikan pembinaan kader JI harus maksimal agar ketika sudah masuk dalam bidang-bidang JI dan ditempatkan di berbagai tempat di Indonesia tetap dapat menjalankan tugas dengan baik.

Baca Juga: Zaskia Sungkar Bersiap Diet, Netizen: Mau Langsing Kaya Apa Lagi

FAO memberikan solusi kepada Arif Siswanto (Kap) terkait pengamanan JI pascapenangkapan Aji Parawijayanto dengan membuat wadah baru.

"Adapun partai yang dibentuk oleh FAO dan AZ adalah Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI)," kata Ramadhan.

Pada bulan September 2021, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris kelompok JI berinisial S yang merupakan karyawan Kimia Farma.

Baca Juga: Ivan Gunawan Pamer Foto Cium Ayu Ting Ting, Vega Darwanti: Aaaaaahhhhh

S berperan sebagai penggalang dana untuk Perisai Nusantara Esa (PNE), yakni sayap organisasi JI.***

 


Editor : inilahkoran