Netizen Keluhkan Adanya Biaya Tambahan di Aplikasi KAI Access, Tiket Kereta Kini Kena 'Platform Fee'
Netizen mengeluhkan adanya biaya tambahan di aplikasi KAI Access saat memesan tiket kereta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Warganet ramai mengeluhkan adanya biaya tambahan (platform fee) saat melakukan pemesanan tiket kereta api melalui aplikasi KAI Access. Keluhan tersebut mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial X (Twitter) menampilkan tangkapan layar pembelian tiket dengan tambahan biaya sebesar Rp3.000.
Dalam unggahan yang diunggah akun @tanyakanrl pada Minggu (2/11/2025), terlihat rincian pembelian tiket KA Argo Sindoro seharga Rp140.000, namun terdapat tambahan platform fee Rp3.000, sehingga total pembayaran menjadi Rp143.000.
“Tiket kereta sudah semakin mahal, ditambah kalau pesan via KAI Access ada platform fee-nya. Gusyy makin diperas kah rakyat jelata seperti kita ini,” tulis akun tersebut, yang kini sudah ditonton lebih dari 61 ribu kali dan mendapat banyak tanggapan dari warganet.
Banyak pengguna lain menilai kebijakan ini kurang transparan dan membebani masyarakat, terutama bagi penumpang yang sering bepergian menggunakan kereta api. Tak sedikit pula yang mempertanyakan alasan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan biaya tambahan pada aplikasi resminya.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis, pihak KAI belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait alasan dan mekanisme pemberlakuan platform fee tersebut.

Sejumlah pengguna berharap agar perusahaan pelat merah itu memberikan penjelasan terbuka, mengingat KAI Access merupakan kanal pemesanan resmi tanpa perantara pihak ketiga.
Kebijakan ini menambah sorotan publik terhadap kenaikan harga tiket kereta api dalam beberapa waktu terakhir. Warganet pun menyerukan agar KAI meninjau ulang sistem biaya tambahan di aplikasinya agar tidak memberatkan pelanggan setia.
Editor : Firda Rachmawati
