Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung, Polisi: Banyak Pengendara Motor Tak Gunakan Helm
Sudah delapan hari, polisi menggelar Operasi Patuh Lodaya 2024. Khusus Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung, polisi mendapati banyak masyarakat yang tidak menggunakan helm.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sudah delapan hari, polisi menggelar Operasi Patuh Lodaya 2024. Khusus Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung, polisi mendapati banyak masyarakat yang tidak menggunakan helm.
Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Eko Iskandar saat memimpin langsung pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung di Jalan Laswi, Kota Bandung, Senin 22 Juli 2024.
"Rata-rata pelanggaran paling banyak itu tidak pakai helm, kemudian melawan arah. Nah ini yang paling banyak (saat Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung) kita lakukan penindakan," kata Eko.
Eko menuturkan, dalam penindakannya pihaknya menerapkan sistem tilang elektronik atau ETLE. Namun penerapan tilang dilakukan secara humanis dengan mengedepankan himbauan serta tindakan prehemtif lainnya.
"Jadi penerapan ETLE Mobile ini tidak sepenuhnya kita hanya memfoto saja, kemudian masyarakatnya lewat saja. Namun kita upayakan sebisa mungkin yang bisa dihentikan. Kita hentikan, kita edukasi, kemudian kita foto," ucapnya.
Eko menyebut, untuk penerapan sistem tilang ELTE ini selama Operasi Patuh Lodaya 2024 ini, pihaknya telah melakukan sebanyak ratusan kali penindakan.
"Sudah 561 ETLE Mobile yang kita verifikasi selama delapan hari pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung," ucapnya.
"Jadi ini kita mengharapkan selain kita melakukan penindakan juga ada edukasi yang diberikan kepada masyarakat,"katanya.
Dalam pelaksanaannya, banyak pengendara yang diberikan edukasi keselamatan berlalulintas. Beberapa petugas pun nampak memberikan helm kepada para pengguna jalan, yang kedapatan tak membawakan kendaraan.
Editor : Doni Ramdhani


