Pantau Kondisi Korban Keracunan Massal MBG di Cipongkor, Plt Kadisdik KBB: Mayoritas Sudah Diperbolehkan Pulang 

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus memantau ratusan siswa yang menjadi korban keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipongkor.

Pantau Kondisi Korban Keracunan Massal MBG di Cipongkor, Plt Kadisdik KBB: Mayoritas Sudah Diperbolehkan Pulang 

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus memantau ratusan siswa yang menjadi korban keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipongkor.

Berdasarkan hasil pantauan, Disdik KBB mengkonfirmasi bahwa mayoritas siswa yang sebelumnya mendapatkan penanganan medis sudah diperbolehkan pulang.

“Semalam itu jumlah siswa yang mengalami gejala dugaan keracunan hampir 260 orang bahkan lebih. Pagi tadi, data terbaru Dinas Kesehatan tercatat 352 orang dengan gejala keracunan," kata Plt Kepala Disdik KBB, Dadang A. Sapardan, Selasa 23 September 2025.

"Alhamdulillah, menjelang subuh hingga pagi ini, banyak yang sudah pulang ke rumah masing-masing dan kondisinya berangsur membaik,” sambungnya.

Dari puluhan siswa SD yang sempat mendapat perawatan, sebut Dadang, sebanyak 10 orang diantaranya ditangani di posko GOR Cipongkor. Saat ini, sembilan siswa sudah kembali ke rumah, sementara satu anak masih menjalani pemantauan medis.

“Kami terus memantau. Kalau ada siswa yang sudah pulang namun kembali menunjukkan gejala seperti pusing atau gangguan pernapasan, langsung kami tarik kembali ke posko untuk mendapatkan penanganan cepat,” ujarnya.

Hingga Selasa pagi, lanjut Dadang, jumlah siswa yang masih berada di posko GOR Cipongkor hanya tersisa 7 orang. Meski begitu, pihaknya memastikan bakal terus melakukan pemantauan 

Bahkan pada pukul 02.00 WIB, jajaran Diadik turun langsung ke RSUD Cililin untuk melihat kondisi para korban.

“Informasi dari Plt Kepala Dinas Kesehatan, beberapa siswa yang dirawat inap di RSUD Cililin kondisinya sudah mulai membaik. Mudah-mudahan semakin banyak pelajar yang pulih dan bisa segera kembali beraktivitas,” ungkapnya.

Meski kondisi siswa kian membaik, Dadang mengingatkan agar para orang tua tetap waspada.

“Bilamana ada orang tua yang mendapati anaknya masih menunjukkan gejala dugaan keracunan, segera bawa ke puskesmas, klinik, RSUD Cililin, atau posko di GOR Cipongkor. Penanganan cepat sangat penting,” tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana