Pasar Andir Terbakar, 10 Mobil Damkar Garut Dikerahkan hingga Pendinginan

Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong, Garut, terbakar pada Kamis dini hari. Sebanyak 10 mobil damkar dan 81 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

Pasar Andir  Terbakar, 10 Mobil Damkar Garut  Dikerahkan hingga Pendinginan
Sejumlah petugas memadamkab kobaran api yang membakar Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (8/10/2026). Antara

INILAHKORAN.ID – Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terbakar pada Kamis (8/10/2026) dini hari. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menangani kobaran api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan seluruh kekuatan armada dan personel dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.

Sebanyak 81 personel gabungan bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bayongbong terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Jumlah 81 orang ditambah anggota Forkopimcam kecamatan dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman,” kata Usep seperti dikutip dari Antara, Kamis (8/10/2026).

Usep menuturkan, laporan kebakaran Pasar Andir diterima Disdamkar Garut pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Tim terdekat langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Penanganan kemudian diperkuat personel dan armada dari sejumlah instansi, di antaranya TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur terkait lainnya.

Selain 10 unit mobil damkar, petugas juga menyiapkan kendaraan suplai air dari sejumlah instansi untuk mendukung proses pemadaman. Tiga unit ambulans turut disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan medis di lokasi.

“Penanganan sampai pukul 02.40 WIB masih berlangsung,” ujarnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, tim gabungan melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 07.00 WIB. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Kebakaran Pasar Andir dinyatakan selesai setelah dilakukan pendinginan,” kata Usep.

Sementara itu, jumlah kios yang terbakar dan total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Garut.

Petugas juga masih menyelidiki penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan sementara dari saksi, titik awal api diduga berasal dari bagian tengah pasar.

“Jumlah kios yang terbakar masih dalam penghitungan pihak Indag. Asal api masih dalam penelitian, berdasarkan keterangan saksi, api dari arah tengah pasar,” pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti