Pemkot Bogor Salurkan Beras Bantuan Cadangan Pangan Jelang Idul Fitri
Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025 Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyalurkan beras bantuan cadangan pangan kepada kelompok masyarakat rawan pangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025 Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) menyalurkan beras bantuan cadangan pangan kepada kelompok masyarakat rawan pangan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan, bahwa ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap warga rawan pangan.
"Ini merupakan program yang disebut program tidak berkelanjutan, tetapi berdasarkan situasi kerawanan pangan yang bisa terjadi di masyarakat, terutama menjelang hari raya," ungkap Dedie kepada wartawan pada Jumat 28 Maret 2025.
Dedie berharap, masyarakat penerima bantuan tetap memiliki semangat dan optimisme dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, karena kami tahu saat ini memang ada masyarakat yang ekonominya sedang tidak baik-baik saja. Sehingga, uang rakyat kembali ke rakyat dan dinikmati oleh rakyat," harap Dedie.
Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan, bahwa penyaluran bantuan ini didasarkan pada pemetaan wilayah rawan pangan, yang dikombinasikan dengan Program Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
"Untuk tahap awal, bantuan dibagikan hanya di tiga kelurahan dan ke depan akan terus meluas ke kelurahan lainnya. Dengan anggaran terbatas, kami mencoba mengintervensi 300 keluarga rawan pangan, di mana setiap kelurahan memiliki 100 penerima bantuan," terangnya.
Chusnul menjelaskan, selanjutnya, setelah Idulfitri, program tersebut akan diperluas lagi ke tujuh kelurahan dengan total 1.371 penerima.
"Itu akan menggunakan anggaran hasil efisiensi, seperti efisiensi anggaran perjalanan dinas, kebutuhan perlengkapan alat kantor, dan sebagainya. Dana hasil efisiensi tersebut kami salurkan kembali kepada masyarakat melalui bantuan langsung berupa beras dan telur bagi warga rawan pangan," jelasnya.
Salah satu penerima bantuan, Surya, yang berprofesi sebagai juru parkir, mengaku senang menerima bantuan tersebut. Bahwa sebelumnya ia sempat bingung memikirkan cara membeli beras untuk makan sehari-hari, terutama menjelang Idul Fitri.
"Tapi Alhamdulillah, bersyukur ada rezeki melalui bantuan dari pemda. Ini akan saya pakai untuk makan keluarga. Sesuai pesan Wali Kota Bogor, saya berjanji untuk tetap bersemangat dalam mencari nafkah dan terus berusaha demi keluarganya," pungkasnya.***
Editor : Bsafaat
