Pemprov Jabar Bakal Surati Kementerian PUPR Agar Pintu Tol KM 149 dan KM 151 Purbaleunyi Beroperasi Penuh
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menyayangkan, operasional pintu tol KM 149 dan KM 151 Purbaleunyi hanya beroperasi penuh pada libur Nataru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menyayangkan, operasional pintu tol KM 149 dan KM 151 Purbaleunyi hanya beroperasi penuh pada libur Nataru.
Mengingat saat ini pintu tol KM 149 dan KM 151 Purbaleunyi telah kembali ditutup dan hanya beroperasi pada saat tertentu.
Untuk itu, kata Bey Machmudin, pihaknya bakal menyurati Kementerian PUPR agar pintu tol KM 149 dan KM 151 Purbaleunyi dapat beroperasi kembali atau fungsional.
"Itu akan segera dibuka lagi. Kemarin itu, permintaannya dibuka dalam (rangka) Nataru. Ternyata diartikan Nataru selesai ditutup. Nanti kami akan bersurat lagi," ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 13 Januari 2025.
Disinggung mengenai wacana pembangunan Flyover Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Bey Machmudin mengaku akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, terkait urgensinya.
Sebab menurutnya, bila kemacetan dapat terurai dengan hadirnya pintu tol KM 149 dan KM 151 Purbaleunyi, maka Flyover Bojongsoang tidak perlu dibangun.
Belum lagi dalam pembangunan Flyover Bojongsoang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, baik untuk pembebasan lahan maupun pembangunannya.
"Itu kita harus memerhatikan secara utuh untuk menangani. Ini kan ada 149, 151. Mungkin kami akan bahas bersama Kabupaten Bandung. Jadi seperti apa. Kami akan tanya lagi ke Kabupaten Bandung, supaya tidak tumpang tindih dengan 149 dan 151. Kalau sudah terurai, terselesaikan kenapa masih harus Bojongsoang," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


