Pendaftaran Mudik Gratis Dibuka Offline di JPO Asia Afrika, Buruan Kuota Terbatas
Kadishub Kota Bandung membuka pendaftaran mudik gratis secara onffline di JPO Asia Afrika
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi memastikan, Pendaftaran program mudik gratis tahun ini akan dibuka secara offline di JPO Asia Afrika. Kuota yang disediakan diperkirakan akan habis dalam waktu dua hingga tiga hari.
“Rencana, kita tanggal 17 Maret nanti kita lepas di Balai Kota. Nanti saya lapor ke pak wali rincian seperti apa,” kata Rasdian Setiadi, Selasa 24 Februari 2026.
Menurut ia, Dishub Kota Bandung menyiapkan sekitar 250 kursi bagi pemudik. Setiap bus akan diisi kurang lebih 50 orang, sehingga total armada yang disiapkan sekitar lima unit bus. “Kurang lebih 250 orang. Jadi satu bus itu 50 orang,” ucapnya.
Tujuan rute yang disediakan, sambung ia masih sama seperti tahun sebelumnya. Terdapat dua jalur menuju Yogyakarta, yakni jalur utara dan jalur selatan. Jalur utara akan melintasi Cirebon, Tegal, Brebes, Semarang hingga masuk ke Yogyakarta.
Sementara jalur selatan melalui Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Majenang, Purwokerto hingga Yogyakarta. Selain itu, tersedia pula rute menuju Surabaya melalui jalur utara dan sejumlah tujuan di wilayah Jawa Barat seperti Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar.
Terkait persyaratan, Rasdian menegaskan program diperuntukkan bagi warga Kota Bandung yang dibuktikan dengan KTP atau surat domisili. “Rencana nanti persyaratan, jelasnya KTP Bandung atau surat domisili di Kota Bandung,” ujar dia.
Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada hari ini Selasa 24 Februari, jika tidak ada perubahan. Proses pendaftaran dilakukan secara langsung di JPO Asia Afrika. “Kalau tidak ada perubahan, tanggal 24 hari ini atau besok. Bukanya di sana kita offline saja, offline di JPO Asia Afrika,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya. Kuota mudik gratis biasanya langsung terpenuhi dalam waktu singkat. “Paling 2 sampai 3 hari sudah habis itu, 2-3 hari sudah habis,” ujar dia.
Rasdian menegaskan, program mudik gratis menjadi salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. "Juga menekan penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik Lebaran. Warga yang berminat, diimbau segera mendaftar karena kuota terbatas," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti
