900 Pemudik Diberangkatkan dari Gedung Sate, Program Gratis BUMN Jadi Andalan

Gelombang arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Kota Bandung. Halaman Gedung Sate, Selasa 17 Maret 2026, dipenuhi deretan bus siap jalan.

900 Pemudik Diberangkatkan dari Gedung Sate, Program Gratis BUMN Jadi Andalan
Gelombang arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Kota Bandung. Halaman Gedung Sate, Selasa 17 Maret 2026, dipenuhi deretan bus siap jalan.

INILAHKORAN.ID - Gelombang arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Kota Bandung. Halaman Gedung Sate, Selasa 17 Maret 2026, dipenuhi deretan bus siap jalan yang akan mengangkut ratusan warga menuju kampung halaman di berbagai kota besar.

Program Mudik Gratis yang digelar BUMN industri pertahanan menjadi tumpuan banyak masyarakat untuk pulang dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya. Dari total 34 armada yang disiapkan, sebanyak 19 bus diberangkatkan langsung dari titik ikonik Jawa Barat tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menyebut, ratusan peserta telah diberangkatkan dalam gelombang awal ini.

"Total hari ini yang diberangkatkan dari depan Gedung Sate 19 Bus, dengan total 900an peserta Mudik Gratis dari PT Len, PT DI, PT Indag, Dahana dan lain-lainnya dari holding BUMN industri pertahanan," ujar Erwan.

Rute perjalanan mencakup kota-kota tujuan utama seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo hingga Lampung. Program ini tak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi strategi konkret mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, yang kerap mendominasi angka kecelakaan saat musim mudik.

Erwan menegaskan, kehadiran Mudik Gratis terbukti memberi dampak signifikan terhadap keselamatan perjalanan pemudik.

"Seperti kita ketahui bersama, tradisi mudik ini selalu ada kecelakaan dan Alhamdulillah dari beberapa kali Mudik Gratis, baik dari Pemprov dan swasta berjalan lancar, aman dan selamat sampai tujuan," katanya.

Ia juga mengungkapkan besarnya kontribusi Jawa Barat dalam arus mudik nasional tahun ini. Jumlah pemudik dari provinsi ini diperkirakan mencapai puluhan juta orang.

"Total ada 21 persen atau sekitar 30 juta lebih warga Jabar yang mudik secara Nasional dan yang masuk ke Jawa Barat sekitar 25 juta," ucapnya.

Di tengah suasana keberangkatan, harapan dan rasa syukur terlihat dari para peserta. Zakyah, warga Kopo, Kota Bandung, menjadi salah satu yang merasakan manfaat program ini. Ia akan pulang ke Lampung bersama suami dan dua anaknya menggunakan bus yang disediakan BUMN dalam holding Defend ID.

“Alhamdulillah, tahun ini bisa mudik lagi,” ujar Zakyah.

Bagi Zakyah, program ini bukan hal baru. Ia sudah empat kali memanfaatkannya untuk pulang kampung saat Lebaran. Selain menghemat biaya, kenyamanan fasilitas juga menjadi alasan utama.

“Terbantu sekali sama program ini. Bus nya nyaman juga. Semoga kuotanya bisa ditambah, supaya lebih banyak lagi yang kebantu," ungkapnya.

Dengan total puluhan armada yang disiapkan dan antusiasme masyarakat yang terus meningkat, program Mudik Gratis ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan perjalanan Lebaran yang lebih aman, tertib, dan merata bagi warga Jawa Barat.***


Editor : JakaPermana