Pengemudi Ojol Bandung yang Hilang Akhirnya Ditemukan, Diki Pulang dengan Selamat
Pengemudi ojol asal Cibeunying Kidul, Bandung, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu malam akhirnya ditemukan. Diki Akbari pulang ke rumah dalam keadaan selamat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Kabar menggembirakan datang dari proses pencarian Diki Akbari, pengemudi ojek online (ojol) asal Bojong Koneng, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, yang sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (25/7/2026) malam. Diki kini telah ditemukan dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat.
Kepastian tersebut disampaikan Kapolsek Cibeunying Kidul, Kompol Yadi, pada Kamis (30/7/2026).
"Alhamdulillah sudah ketemu," kata Yadi melalui pesan singkat.
Menurut Yadi, Diki kembali ke kediamannya tanpa dijemput oleh pihak keluarga maupun kepolisian setelah beberapa hari dilakukan pencarian.
"Pulang ke rumahnya sendiri," ujarnya.
Meski demikian, kepolisian masih belum menjelaskan secara rinci penyebab Diki sempat menghilang. Saat ini, pengemudi ojol tersebut masih berada di Mapolsek Cibeunying Kidul untuk dimintai keterangan.
"Lagi di data dulu sama reskrim," pungkas Yadi.
Sebelumnya, Diki dilaporkan tidak kunjung pulang setelah berpamitan kepada keluarga untuk mengambil orderan pada Sabtu malam. Keluarga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cibeunying Kidul pada Senin (27/7/2026) setelah upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil.
Istri Diki, Arni Mariniani (27), sebelumnya menceritakan bahwa suaminya sempat menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum kembali menerima pesanan sekitar pukul 20.00 WIB.
"Malam Minggu kemarin habis keluar sama saya jam 8 malam, sudah beli makan sama anak-anak. Pas sampai rumah mau makan, tapi enggak jadi karena mau aktifin Shopee buat narik," ujar Arni.
Diki kemudian menjalankan sejumlah order pengantaran mulai dari kawasan Cihaur Geulis, Lapang Saparua, hingga titik terakhir di kawasan Dago.
Saat diingatkan untuk segera pulang karena sudah larut malam, Diki mengaku masih ingin menyelesaikan satu pesanan lagi.
"Saya sempat bilang pulang saja karena sudah jam 10 malam, takut kemalaman. Tapi dia bilang tanggung, tinggal nganterin lagi," kata Arni.
Komunikasi terakhir terjadi melalui aplikasi pesan singkat ketika Diki mengabarkan sedang menunggu pesanan di sebuah rumah makan. Tak lama kemudian ia menyebut baterai telepon genggamnya hampir habis.
"Dia bilang habis baterainya low, enggak tahu nanti mati atau bagaimana. Setelah itu saya chat lagi, tapi cuma centang satu," tuturnya.
Khawatir suaminya tak kunjung pulang hingga dini hari, Arni bersama keluarga melakukan pencarian ke sejumlah lokasi sebelum akhirnya meminta bantuan kepolisian.
Setelah beberapa hari menjadi perhatian masyarakat dan warganet, Diki akhirnya kembali ke rumah dengan selamat. Polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan untuk mengetahui kronologi lengkap di balik hilangnya pengemudi ojol tersebut.***
Editor : JakaPermana

