Perangi Miskin Ekstrem, Dinsos Kabupaten Bogor dan Dinas Teknis Lakukan Pemberdayaan
Untuk mengentaskan angka kemiskinan, Dinas Sosial Kabupaten Bogor melakukan berbagai pemberdayaan. Mereka juga sudah memetakan tingkat kemiskinan mulai dari miskin ekstrem, miskin hingga rentan miskin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Untuk mengentaskan angka kemiskinan, Dinas Sosial Kabupaten Bogor melakukan berbagai pemberdayaan. Mereka juga sudah memetakan tingkat kemiskinan mulai dari miskin ekstrem, miskin hingga rentan miskin.
"Kami sudah memetakan tingkat kemiskinan, dan melakukan pemberdayaan atau program kerja sesuai golongan atau tingkatannya," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma'ruf kepada wartawan, Senin 24 November 2025.
Untuk anak yatim, piatu, dhuafa dan kaum lanjut usia (Lansia) terlantar serta kaum disabilitas, Farid Ma'ruf menuturkan minimal Dinas Sosial memberikan bantuan makanan.
"Selain itu kami fasilitasi juga kebutuhan kesehatan dan pendidikannya, ke dinas teknis terkait karena tiga bidang di atas kebutuhan dasar mereka," tutur Farid Ma'ruf.
Selain itu, bagi yang sudah remaja dan dewasa, mereka juga diberikan pelatihan ketrampilan, sesuai dengan minat, kemampuan dan kebutuhan di lapangan.
Upaya tersbeut diakuinya untuk 'mengeluarkan' mereka dari golongan miskim ekstrem, ke miskin, rentan miskin hingga sejahtera.
"Mereka kita berikan kemampuan dan kesempatan untuk berdaya dan keluar dari golongan miskin ekstrem dengan diberikan asesmen, supervisi hingga bantuan permodalan," jelasnya.
Ia berharap, data masyarakat miskin ekstrem, miskin dan rentan miskin terus diperbaiki, baik oleh jajaran Dinas Sosial, hingga masyarakat luas.
"Bantuan sosial dari pemerintah yang tidak tepat sasaran tentunya menimbulkan kecemburuan dari masyarakat. Oleh karena itu kami melakukan klarifikasi ke lapangan dan menempelkan sticker penerima bantuan sosial ke rumah-rumah calon penerima bantuan PKH, sembako, KIP, dan PBI," harap Farid.
Editor : Doni Ramdhani
