Percobaan Curanmor di Asrama Mahasiswa Natuna Bandung, Pelaku Todongkan Senjata Api
Percobaan pencurian motor terjadi di Asrama Mahasiswa Natuna Bandung. Pelaku sempat menodongkan benda diduga airsoft gun sebelum melarikan diri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Asrama Mahasiswa Natuna, Jalan Rereng Adumanis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Rabu (7/10/2026).
Dalam aksinya, terduga pelaku sempat menodongkan benda yang diduga airsoft gun kepada penghuni asrama saat hendak diamankan.
Salah seorang penghuni asrama, Iffa Restu (23), mengatakan kejadian bermula ketika dirinya bersama sejumlah penghuni lain mencurigai seorang pengendara sepeda motor yang berulang kali melintas di depan asrama sejak siang hari.
“Jadi dari awal itu pelaku memang mondar-mandir sih dari siang,” kata Iffa saat ditemui, Kamis (8/10/2026).
Para penghuni asrama kemudian menduga pengendara tersebut tengah mengincar salah satu sepeda motor yang terparkir di halaman. Mereka pun berupaya menjebak terduga pelaku dengan membiarkan pagar asrama terbuka.
Beberapa penghuni kemudian keluar untuk membeli kopi, sementara sebagian lainnya tetap berada di dalam asrama untuk mengawasi situasi.
Tak lama berselang, seorang pria mengenakan jaket hitam dan helm masuk ke halaman asrama. Penghuni yang berada di luar kemudian memberi tahu rekannya melalui pesan singkat.
“Nah jadi sudah ada konfirmasi, teman saya yang di dalam nunggu dari atas. Pas dia masuk mau ngincer motor Beat, teman saya sudah duluan keburu nutup pagar,” ujarnya.
Terduga pelaku disebut panik ketika mengetahui pagar telah ditutup dan sejumlah penghuni menghampirinya. Ia kemudian berusaha menerobos keluar dari halaman asrama.
“Jadi mungkin dia panik keluar. Teman saya sudah sempat pegang, sudah sempat, tapi dia nerobos keluar,” ucap Iffa.
Saat terdesak, terduga pelaku diduga mengeluarkan benda menyerupai senjata api dari dalam tasnya. Menurut Iffa, benda tersebut kemudian digunakan untuk mengancam penghuni asrama.
“Kayaknya ngeluarin barang dari tasnya. Sempat dikejar, dia malah nembak,” katanya.
Iffa mengaku mendengar suara letusan sebanyak satu kali. Hal itu membuat para penghuni asrama ketakutan dan memilih menyelamatkan diri.
“Memang nunggu dia sudah masuk, mau digerebek, eh ternyata malah dia bawa pistol, kan jadi pada takut semua,” tuturnya.
Beruntung, tidak ada penghuni asrama yang terluka dalam kejadian tersebut. Terduga pelaku juga tidak berhasil membawa sepeda motor dari lokasi dan kemudian melarikan diri bersama rekannya menggunakan sepeda motor.
“Alhamdulillah enggak. Pada aman semua. Enggak ada yang sempat keambil,” bebernya.
Petugas Polsek Cibeunying Kaler kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Polisi memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan rekaman kamera CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Cibeunying Kaler, Iptu Endang, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Kita sudah cek TKP, memeriksa saksi, serta mengamankan rekaman CCTV. Itu percobaan pencurian,” kata Endang saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Terkait benda yang digunakan pelaku, polisi menduga senjata tersebut merupakan airsoft gun. Dugaan itu masih didalami berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan.
“Diduga itu softgun karena menurut keterangan saksi suaranya tidak terlalu keras,” ujarnya.
Editor : Ahmad Sayuti
