Peringati HDI 2025, Pemkab Bandung Barat Bagikan Ribuan Bantuan Alat Bantu dan Cek Kesehatan

Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2025 diperingati secara meriah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu 10 Desember 2025

Peringati HDI 2025, Pemkab Bandung Barat Bagikan Ribuan Bantuan Alat Bantu dan Cek Kesehatan

INILAHKORAN.ID – Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2025 diperingati secara meriah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu 10 Desember 2025. 

Dengan tema 'Setara Berkarya Berdaya Tanpa Batas', acara yang digelar di Hotel Novena Jalan Dr. Setiabudhi, Desa Gudangkahuripan, Lembang itu tak hanya sekadar peringatan, namun juga wadah pemberian bantuan langsung dan penegasan komitmen untuk masyarakat inklusi.
 
"Kami ingin peringatan HDI tahun ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas di Bandung Barat, sekaligus meningkatkan kesadaran semua pihak tentang hak dan potensi mereka," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Idad Saadudin.
 
Idad menuturkan, HDI yang juga dikenal sebagai International Day of People with Disabilities (IDPwDs), diperingati setiap 3 Desember secara global untuk meningkatkan kesadaran tentang hak penyandang disabilitas di semua aspek kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya. 

Di Indonesia, kata dia, peringatan ini mulai dilaksanakan nasional sejak 1996, berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan Daerah Kab. Bandung Barat No. 2 Tahun 2022.
 
"Acara ini adalah bukti pengakuan akan eksistensi penyandang disabilitas dan komitmen kita untuk membangun kemandirian, kesetaraan, dan kesejahteraan yang tidak tertinggal dalam pembangunan," jelasnya.
 
Idad menyebut, pemberian beragam bantuan tersebut diberikan dari berbagai lembaga dan mitra. Berdasarkan data Dinsos KBB, total bantuan yang akan dibagikan meliputi 60 unit (kursi roda, alat bantu dengar, dan lain-lain) dari Bupati, Sentra Wyataguna Kemensos, PT PMSE, BAZNAS, dan BJB Cabang Padalarang.

"cek kesehatan Gratis (CKG) untuk 100 orang, lebih dari 60 paket makanan untuk pemenuhan gizi. Serta, alat sekolah, perlengkapan shalat, alat peraga edukatif, dan alat lukis," sebutnya.
 
Kegiatan tersebut juga dihadiri ratusan peserta, diantaranya Ketua DPRD KBB, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, kepala OPD, camat se-kabupaten, serta perwakilan perkumpulan penyandang disabilitas (PPDI, PERTUNI, GERKATIN), SLB, dan lembaga kemitraan.
 
"Kita ingin semua pihak terlibat, mulai pemerintah, swasta, hingga masyarakat mandiri untuk bersama-sama membangun masyarakat yang benar-benar inklusif, di mana penyandang disabilitas dapat berkarya dan berdaya tanpa batas," tandasnya.*** 


Editor : Ahmad Sayuti