Gaduh Hasil Tes Covid 19 Liga 1, Persib Ambil Sikap, Begini Bunyinya

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono angkat bicara mengenai kegaduhan yang terjadi pada hasil tes Covid 19 di Liga 1

Gaduh Hasil Tes Covid 19 Liga 1, Persib Ambil Sikap, Begini Bunyinya
Teddy Tjahjono bereaksi usai duel Persib vs PSM ditunda akibat badai varian Omicron Covid-19. Apa katanya?
INILAHKORAN, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono angkat bicara mengenai kegaduhan yang terjadi pada hasil tes Covid 19 di Liga 1 2021/2022. 
 
Kegaduhan itu muncul setelah manajemen Persebaya Surabaya mengungkap perbedaan hasil tes PCR Covid 19 yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan hasil tes mandiri.
 
Tepat sebelum memulai laga kontra Persipura Jayapura pekan lalu, beberapa pemain Persebaya dinyatakan positif Covid 19. Kemudian, manajemen dari tim berjulukan Bajul Ijo itu melakukan tes ulang secara mandiri dan beberapa pemain itu hasilnya dinyatakan negatif.
 
Masalah ini tidak hanya menimpa Persebaya saja, tetapi juga klub-klub lain. Seperti halnya terjadi pada striker Arema FC, M. Rafli.
 
 
Tes PCR yang dilakukan bersama timnas Indonesia hasilnya positif. Sementara tes mandiri di RSU Bali Jimbaran hasilnya negatif.
 
Banyak yang beranggapan hasil tes yang dilakukan LIB tidak akurat, bahkan merugikan tim. Terlebih hasil itu menjadi syarat utama bagi pemain untuk bisa ikut bertanding di Liga 1 2021/2022. 
 
Teddy Tjahjono menilai anggapan tidak akurat untuk hasil tes yang dilakukan LIB tidak tepat. Menurutnya, tidak ada tes PCR yang mencapai nilai sempurna. 
 
 
"Tidak ada tes PCR yang 100 persen sempurna, karena suatu hasil tes PCR, sangat di tentukan oleh sensitivitas, spesifikasi, waktu pengambilan sampel tes, dan lain-lain," kata Teddy Tjahjono saat dihubungi, Rabu 9 Februari 2022. 
 
Teddy Tjahjono memastikan Persib akan selalu menghormati seluruh regulasi dan aturan yang dikeluarkan PT LIB. Termasuk di dalamnya mengenai tes PCR bagi seluruh pemain sebelum bertanding. 
 
 
"Dan apabila diperlukan tes PCR ulang sebagai bahan perbandingan, asalkan dilakukan dengan koordinasi dan persetujuan dari PT LIB, maka hasil tes ulang PCR tersebut pasti bisa dipakai sebagai dasar untuk seluruh pemain sebelum bertanding, seperti yang kami lakukan 9 jam sebelum pertandingan melawan Bhayangkara FC kemarin," jelasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran