Soal Program Pramusim, Robbert Alberts Tunggu Kepastian Kick Off Liga 1
pelatih Persib Robert Alberts mengaku santai meramu menu latihan pramusim begitu juga untuk laga pertandingan persahabatan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengaku tak mau terburu-buru untuk membuat program pramusimnya jelang menghadapi kompetisi musim depan.
Robert Alberts merasa perlu kepastian mengenai jadwal kick off Liga 1 musim depan meski sempat diwacanakan akan digelar 27 Juli. Sebab, selama ini jadwal kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu kerap mengalami perubahan.
"Kami belum bisa bicara lebih jauh mengenai pramusim hingga kami tahu apa yang akan terjadi musim ini. PSSI mengatakan Liga akan digelar pada 27 Juli dan jika benar itu adalah tanggal pasti dimulainya Liga. Tapi jangan lupa setiap tahun kita menetapkan tanggal kick off, maka selalu ada perubahan tanggal beberapa kali," ujar Robert Alberts saat dihubungi.
Baca Juga: Diminati Banyak Klub, Abdul Aziz Setia di Persib
Kondisi ini, lanjutnya, akan mengubah program pramusim yang akan dicanangkannya nanti. Sehingga, pihaknya dengan terpaksa harus menyusun program baru agar Persib bisa tampil maksimal saat kompetisi berjalan.
"Jadi, ketika kami memulai latihan di 16 Mei, maka kami juga harus mengkalkulasikan berapa pekan yang dimiliki untuk bersiap menatap kick off Liga," tuturnya.
Robert Alberts memastikan akan segera mempersiapkan program pramusimnya dengan sebaik-baiknya apabila kick off Liga 1 musim depan sudah menemui kejelasan dengan pasti.
Baca Juga: Persib Bandung Bisa Jadi Panutan di Tengah Klub Lain Bermasalah dengan Sponsor
"Jika itu (Liga) digelar 27 Juli maka kami harus menyiapkan programnya. Memulainya dengan aerobik, lalu anaerobik, lalu berlatih kecepatan, meningkatkan kekuatan dan daya tahan, banyak yang harus dilakukan," katanya.
Pelatih berusia 67 tahun ini merasa jadwal kick off pada tanggal 27 Juli yang diwacanakan PSSI tersebut, masuk dalam kategori ideal bagi timnya untuk mempersiapkan diri. Sebab, waktu yang dimiliki sekitar delapan pekan.
"Normalnya klub profesional punya waktu rata-rata enam pekan untuk pramusim untuk bersiap lagi setelah diberi waktu istirahat yang panjang. Jika benar digelar 27 Juli, maka kami memiliki modul untuk mengeksekusi rencana yang harus dilakukan dan itu bagus," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


