"Lebih cepat 1 bulan dari waktu yang disediakan oleh pihaknya kepada pihak pengembang," ungkap Jenal Abidin pada Selasa 17 Desember 2024.
Jenal menjelaskan, pasar yang dibangun dengan dana investor sebesar Rp40 miliar ini sudah beroperasi dengan progres 84 persen.
"Total kios dan losnya nanti 650 unit. Akan diisi oleh pedagang eksisting Pasar Sukasari, pedagang malam yang biasa berjualan di Suryakencana, dan pedagang komoditas kering di Pasar
Bogor," jelasnya.
Jenal memaparkan, pihaknya mendapat beberapa catatan hasil sidak dari DPRD Kota
Bogor di
Pasar Gembrong, mengenai fasilitas dan lainnya. Kendati demikian, Jenal menyambut baik catatan sidak yang dilakukan Komisi III DPRD Kota
Bogor tersebut.
"Kami tindaklanjuti catatan-catatan yang disampaikan oleh DPRD, akan segera dievaluasi dan diperbaiki," paparnya.
"Kami akan melanjutkan catatan dewan tersebut lewat evaluasi jaringan listrik, sarpras, drainase sehingga sesuai rencana pembangunan. Kami juga bakal melakukan percepatan agar keberadaan
Pasar Gembrong bisa segera dirasakan oleh masyarakat masyarakat," pungkasnya.***