Pilbup Bandung Barat 2024, Hengki Kurniawan Hargai Keputusan Internal PKS KBB Soal Posisi
Konstelasi jelang perhelatan Pilbup Bandung Barat 2024 kian dinamis. Hengki Kurniawan mendatangi kantor DPD PKS KBB di Jalan Permata Raya, Desa Tanimulya, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Konstelasi jelang perhelatan Pilbup Bandung Barat 2024 kian dinamis. Hengki Kurniawan mendatangi kantor DPD PKS KBB di Jalan Permata Raya, Desa Tanimulya, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hengki Kurniawan mengaku sengaja datang untuk menemui Ketua DPD PKS KBB Acep Hud Syalahudin untuk membahas berbagai hal terkait kemungkinan yang bakal terjadi pada Pilbup Bandung Barat 2024.
Tak sendiri, Hengki Kurniawan yang telah mendapatkan surat tugas dari DPP PDIP sebagai bakal calon bupati di Pilbup Bandung Barat 2024 itu datang beserta didampingi Ketua DPC PDIP KBB Ida Widaningsih, sekretaris, pengurus, dan kader pendukungnya.
"Pertemuan ini untuk memperkokoh kerja sama agar lebih mengerucut sehingga tercipta visi dan misi yang sama di Pilkada KBB," kata Hengki Kurniawan kepada wartawan usai pertemuan tersebut.
"Kalau niatnya baik mudah-mudah hasilnya baik, untuk sama-sama membangun Bandung Barat,” ucap mantan Bupati Bandung Barat di sisa masa jabatan 2018-2023 ini.
Hengki Kurniawan tak memungkiri, konstelasi menjelang Pilbup Bandung Barat 2024 masih dinamis. Pada pertemuan tersebut dibicarakan mengenai berbagai kemungkinan dalam Pilkada.
Termasuk membicarakan aturan-aturan dan syarat-syarat apa yang harus dilakukan ketika nanti sepakat di antara partai koalisi, PDIP, PKS, dan Demokrat.
“Semuanya masih dinamis, tadi juga ibu ketua (PDIP) dan pak ketua (PKS) berdiskusi informal. Kalau saya sebagai balon menyerahkan pada ibu ketua dan pak ketua bagaimana konsepnya,” ucapnya.
Disinggung apakah dibicarakan juga soal posisioning siapa nanti yang bakal menjadi figur bupati dan wakil bupati dari partai koalisi yang sudah terbangun, Hengki menjawab hal itu juga jadi pembahasan.
Meski begitu, dirinya juga tidak kemudian egois dan sangat menghargai keputusan internal PKS.
Apalagi, PKS sebagai partai pemenang di KBB, sehingga poin-poin ketentuan yang dibuat sudah atas kesepakatan bersama. Hasilnya tentu yang terbaik, sebab yang terpenting dalam kontestasi itu harus optimis menang.
"Soal KBB satu atau KBB dua, saya belum bisa menjawab itu, tapi kita ikuti bagaimana mekanisme di partai masing-masing," ujarnya
"Ego secara pribadi tidak serta merta, bahwa saya sudah pernah menjadi bupati tapi mengikuti mekanisme partai saja. Jadi ya fleksibel kalau saya," katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS KBB Acep Hud Syalahudin menyambut baik silaturahmi tersebut. Terutama balon Bupati dari PDIP Hengki Kurniawan memiliki elektabilitas yang baik dan punya integritas.
Menurutnya semua kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lain masih cair dan dinamis. Terkait siapa calon bupati dan wakil bupatinya kelak yang akan diusung oleh koalisi PKS, PDIP, dan Demokrat, sesuai amanat Musda memang kader terbaiklah yang akan dimajukan.
“Kami punya konsideran dan kang Hengki juga punya konsideran, jadi tentu nanti bisa dibicarakan dengan partai-partai yang tergabung dalam koalisi terkait calon bupati dan wakil bupati,” tuturnya.
Editor : Doni Ramdhani

