Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat Bidik Kecamatan Lembang untuk Dongkrak Suara di Pilbup Bandung Barat 2024
Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indikator, pasangan Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat pada Pilbup Bandung Barat 2024 ini berada di urutan pertama di antara empat paslon lainnya dengan presentasi hasil sebesar 58 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indikator, pasangan Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat pada Pilbup Bandung Barat 2024 ini berada di urutan pertama di antara empat paslon lainnya dengan presentasi hasil sebesar 58 persen.
Tak cuma itu, pasangan Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat juga menyebut tingkat kepuasan publik dalam survei tersebut mencapai 70 persen dari 800 responden yang disurvei khusus Pilbup Bandung Barat 2024.
"Tingkat kepuasan publik dari survei terbaru terus meningkat. Hal ini tentunya menjadi tambahan semangat kamu untuk terus bekerja memenangkan kontestasi Pilbup Bandung Barat 2024 ini," kata Hengki Kurniawan belum lama ini.
"Kalau kemarin di Saiful Mujani kan tingkat kepuasan publik terhadap incumbent 62 persen tapi kemarin di 70 persen," sambungnya.
Hengki menyebut, salah satu kecamatan yang menjadi targetnya untuk mendongkrak suara pasangan Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat adalah Kecamatan Lembang.
Sebab, sambung Hengki, Kecamatan Lembang menjadi salah satu wilayah di Bandung Barat dengan jumlah penduduk yang paling banyak.
"Target suara di Lembang mungkin ya minimal 60 persen lah. Itu menjadi hitung-hitungan kita tapi semua bagi kami jadi potensi juga," sebutnya.
"Katakanlah wilayah yang penduduknya tidak padat tapi kalau dikumpulkan itu kan lumayan juga," jelasnya.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Hengki mengakui dirinya optimistis pasangan Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat bisa menang di Pilbup Bandung Barat 2024.
"Bukan hanya karena statusnya sebagai incumbent, tapi juga karena calon wakilnya yakni Ade Sudrajat memiliki segudang pengalaman di dunia industri," terangnya.
Hengki menilai, hal tersebut bisa dijadikan modal untuk mewujudkan targetnya yakni Bandung Barat menuju ekonomi kuat 2030.
"Karena ke depan kami ingin membangun kawasan industri untuk mengurangi angka pengangguran terbuka," ujarnya.
"Kolaborasi ini saling melengkapi dengan pengalaman pak Ade baik didalam maupun di luar negeri," imbuhnya.
Editor : Doni Ramdhani

