PKM UTama Lakukan RWH dan Eco Garden
Universitas Widayatama (UTama) Kota Bandung terus melakukan berbagai upaya dalam membantu dan memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Universitas Widayatama (UTama) Kota Bandung terus melakukan berbagai upaya dalam membantu dan memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat.
Salah satunya adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Program Studi (Prodi) Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Widyatama. Mereka menyosialisasikan sistem pemanenan air hujan/Rain Water Harvesting (RWH) dan sistem pengolahan air limbah rumah tangga (grey water) atau Eco Garden kepada masyarakat Desa Limbangan Timur, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut.
Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Sipil UTama, Yanyan Agustian mengatakan hal ini merupakan rangkaian kegiatan PKM Program Studi Teknik Sipil UTama. Dalam sosialisasinya dijelaskan mengenai metode pemanenan air hujan, menggunakan cara mengumpulkan air hujan yang turun di atap rumah melalui talang air yang ada.
“Air tersebut kemudian ditampung dalam tangki/bak penampungan. Sedangkan metode pengolahan air limbah rumah tangga dengan sistem Eco Garden. Dilakukan dengan cara mengumpulkan air bekas cucian atau mandi, ke dalam bak penampungan untuk selanjutkan diteruskan ke tangki. Kemudian disalurkan ke taman yang ditanami tanaman air,” terang Yanyan, Selasa (25/8/2020).
Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa tanaman air di daerah Desa Limbangan Timur, merupakan elemen penting dalam teknologi Eco Garden, yang berfungsi menyerap dan menyaring zat-zat beracun dari air limbah tersebut secara alami, sebelum air dialirkan ke kolam penapungan akhir.
Air hasil pengolahan dua sistem ini kata Yanyan, diharapkan bisa kembali digunakan oleh masyarakat Desa Limbangan Timur untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan maupun pakaian, sehingga diperoleh efisiensi penggunaan air saat musim kemarau tiba.
“Kegiatan ini baru saja permulaan, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat Desa Limbangan Timur mulai mengenal teknologi pengolahan air hujan maupun air limbah rumah tangga. Insya Allah ke depan kami akan mengadakan penelitian lebih mendalam terkait potensi air yang ada di sini juga pembuatan model/prototype sistem RWH dan Eco Garden,” imbuh Yanyan. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

