Polisi Ungkap Kronologi Sementara Kecelakaan Truk Pengangkut Peralatan MBG di Jalan Kolmas
Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Yudha Satyo Rahardjo mengungkap kronologis sementara kecelakaan truk pengangkut peralatan dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas), Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Selasa 22 Juli malam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Yudha Satyo Rahardjo mengungkap kronologis sementara kecelakaan truk pengangkut peralatan dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas), Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Selasa 22 Juli malam.
Yudha menuturkan, kecelakaan truk pengakut peralatan MBG tersebut bermula saat kendaraan truk tronton melaju di Jalan Kolmas dari arah Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke arah Kota Cimahi.
Lantaran diduga sopir tersebut tak dapat mengendalikan laju kendaraan, truk pengakut peralatan MBG itu akhirnya menabrak sebuah mobil mini bus dan sepeda motor.
"Awalnya truk boks dari arah Cisarua menuju Cimahi, dalam hal ini sopir tidak dapat menguasai laju kendaraan, sehingga menabrak mobil ertiga maupun motor," kata Yudha.
Kendati demikian, sambung Yudha, pihaknya belum dapat memastikan adanya dugaan rem blong dari truk tronton sebagai penyebab kecelakaan. Namun, polisi bakal melakukan pendalaman untuk memastikan adanya dugaan tersebut.
"Masih pendalaman, karena, untuk kesimpulan rem blong harus ada ahli yang menentukan," ujarnya.
Dalam kecelakaan tersebut, setidaknya sebanyak tiga kendaraan yang terlibat yakni truk tronton, satu mobil mini bus, dan satu sepeda motor. Bangkai truk tronton dan mini bus menutup total Jalan Kolonel Masturi hingga tak dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki.
Polisi mengkonfirmasi ada 8 korban dalam kecelakaan yang melibatkan truk tronton di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas), Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka mengalami luka ringan dan luka berat.
"Korban masih penanganan medis dari rumah sakit, jumlahnya 8 orang, luka berat maupun ringan," sebutnya.
Meski begitu, Yudha memastikan belum ada korban jiwa yang terkonfirmasi dalam kecelakaan tersebut. Seluruh korban tengah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan.
"Korban meninggal belum, tunggu perkembangan lebih lanjut. Jadi yang informasi sementara luka ringan dan berat," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

