Polres Garut Olah TKP Telusuri Penyebab Kebakaran Pasar Andir

Polres Garut menggelar olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan 26 kios di Pasar Andir Bayongbong. Tidak ada korban jiwa.

Polres Garut Olah TKP Telusuri Penyebab Kebakaran Pasar Andir
Sejumlah personel kepolisian melakukan pengamanan di kawasan kebakaran Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (8/10/2026) dini hari. Antara

INILAHKORAN.ID – Satuan Reserse Kriminal Polres Garut menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan kios di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Kapolsek Bayongbong, Iptu Mahmudi, menyatakan bahwa kobaran api telah berhasil dipadamkan. Saat ini, kepolisian tengah mendalami penyebab pasti kebakaran dengan mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman dan pengumpulan bahan keterangan oleh petugas di lapangan,” ujar Mahmudi saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan pada Rabu (7/10/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Amukan si jago merah melalap bangunan kios yang berlokasi di Blok A, B, C, serta Blok Mawar di bagian tengah dan belakang pasar.

Menerima laporan warga, personel Polsek Bayongbong bersama tim gabungan langsung meluncur ke lokasi untuk membantu pemadaman sekaligus mengamankan area kejadian.

“Pengamanan lokasi kami perketat agar masyarakat tidak mendekati titik api demi mencegah timbulnya korban,” tutur Mahmudi.

Berdasarkan pendataan awal pascapemadaman, tercatat sedikitnya 26 kios hangus terbakar. Kios-kios tersebut menjual beragam kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari sembako, sayuran, ikan asin, barang kelontong, plastik, hingga kue dan sembako harian.

Mahmudi menambahkan, jumlah bangunan terdampak berpotensi bertambah mengingat proses pendataan dan penghitungan kerugian materiil masih terus berjalan.

“Untuk korban jiwa dalam kejadian ini dipastikan nihil. Sementara total kerugian materiil masih dalam proses penghitungan oleh instansi terkait,” jelasnya.

Proses pemadaman melibatkan penanganan skala besar. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta armada suplai air dan ambulans dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut dikerahkan ke lokasi.

Penanganan di lapangan juga didukung penuh oleh personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, serta potensi relawan setempat hingga situasi dinyatakan aman terkendali.


Editor : Ahmad Sayuti