Polres Tasikmalaya Kota Selidiki Dugaan Penusukan di Ciloseh

Seorang pria berusia 28 tahun berinisial W, asal Kecamatan Purbaratu harus menjalani perawatan di RSUD dr Soekardjo usai menjadi korban dugaan penusukan.

Polres Tasikmalaya Kota Selidiki Dugaan Penusukan di Ciloseh
Polres Tasikmalaya Kota mengunjungi korban penusukan di RSUD dr Soekardho. Insiden terjadi di kawasan Jembatan Ciloseh, Kota Tasikmalaya. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Insiden berdarah terjadi di kawasan Jalan Lingkar Utara, Kota Tasikmalaya, Minggu (25/10/2026) dini hari. 

Seorang pria berusia 28 tahun berinisial W, asal Kecamatan Purbaratu, harus menjalani perawatan di RSUD dr Soekardjo setelah mengalami luka tusuk di dua bagian tubuhnya.

Peristiwa yang diduga merupakan penusukan itu berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB di area bawah Jembatan Ciloseh, dekat kawasan Tugu Kujang. W mengalami luka pada dada kanan dan pinggang bawah sebelah kanan.

Dari keterangan yang disampaikan korban, persoalan diduga berawal ketika dia menghabiskan waktu bersama teman-temannya di lokasi tersebut. Saat itu, seorang perempuan datang ditemani pria yang tidak dikenalnya.

W mengaku sempat melontarkan ajakan kepada pria tersebut untuk melakukan aktivitas yang dia sebut sebagai "PTPT". Pria itu, menurut penuturannya, sempat memberikan tanggapan sebelum akhirnya pergi meninggalkan tempat tongkrongan.

"Gak kenal, jadi ada cewek dina diririungan, eta, nyandak pameget, ku abi jeng barudak abi teh disuhunkeun PTPT. bade masihan atau hente ae teu nanaon, tapi anjeunna nyarios enya a kela, langsung ngaleos," ungkap W.

Tak lama berselang, sejumlah orang mendatangi W yang masih berada di bawah jembatan. Dia menyebut tiga orang datang menghampirinya, sedangkan beberapa orang lain berada di bagian atas jalan.

Salah seorang yang datang disebut sempat menanyakan alasan W mengajak pria yang sebelumnya bersama perempuan tersebut melakukan aktivitas yang disebut PTPT.

"Pas datang anjenna nyarios, 'naon menta PTPT ka si ieu'," kata W.

Saat didatangi, W mengaku sedang duduk dan merokok. Ia tidak mengetahui secara pasti benda yang digunakan untuk melukainya maupun mengenali orang-orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

"Posisinya di kolongan jembatan, sanes di luhur di jalan. Udah lupa we ka eta teh, abi nuju caralik ngaroko, torojol si anjeun sareng nu nusuk abi, itu ada tiga orang, di atas banyak," tuturnya.

Akibat luka yang dideritanya, W dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk memperoleh penanganan medis. Dia mengaku masih merasakan sakit ketika menggerakkan tubuhnya. 

"Masih sakit kalau gerak. Kejadiannya jam 2," ujarnya.

Sementara itu, aparat kepolisian telah menindaklanjuti laporan mengenai kejadian tersebut. Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mendatangi rumah sakit untuk mengecek kondisi korban, kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi bersama personel Polsek Cibeureum.

Petugas menyisir area sekitar jembatan dan membawa sepasang sandal yang diduga berkaitan dengan kejadian itu untuk dijadikan barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela menyatakan, pihaknya telah melakukan langkah awal penyelidikan. Dia juga menyampaikan bahwa orang yang diduga terlibat telah diamankan.

"Kita sudah mendapatkan informasi tersebut, anggota telah mengecek kondisi korban ke rumah sakit, olah TKP juga sudah kita lakukan. Yang diduga sebagai pelaku sudah diamankan," ujar Januar.


Editor : Doni Ramdhani