Polresta Bogor Kota Siap Lakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Parade CGM BSF 2026

Satlantas Polresta Bogor Kota akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Suryakencana, saat puncak acara CGM BSF 2026 pada Selasa 3 Maret 2026.

Polresta Bogor Kota Siap Lakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Parade CGM BSF 2026
Lawang Suryakencana sudah dihiasi lampu hias khas Imlek, arus lalu lintas sudah terpantau padat karena ada kegiatan bazar CGM BSF 2026. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Satlantas Polresta Bogor Kota akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Suryakencana, saat puncak acara CGM BSF 2026 pada Selasa 3 Maret 2026.

"Perayaan dijadwalkan mulai pukul 21.00 WIB atau selepas salat tarawih. Kalau dari siang sampai pukul 20.00 WIB atau sebelumnya tidak ada rekayasa lalu lintas atau berlansung normal saja. Paling ada petugas yang mengatur," ungkap KBO Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Lukito, Selasa 3 Maret 2026 sore. 

Usai rangkaian parade akan dimulai, dia menegaskan Polresta Bogor Kota akan menutup jalan dan untuk kendaraan yang mau ke arah Sukasari akan diarahkan ke Jalan Roda sampai perempatan Gang Aut dan bisa tembus Sukasari. 

"Atau bisa diarahkan ke Bogor Trase Mall (BTM) kemudian empang dan melalui Bondongan ke Sukasarinya," tuturnya.

Lukito menjelaskan, untuk rekayasa lalu lintas dilakukan melihat kondisi dilapangan, apabila terjadi kemacetan, Jalan Roda akan ikut ditutup.

"Jadi, untuk Jalan Rodanya kami tutup atau tidak masih tentatif. Karena rute parade tahun ini dan Vihara Dhanagun sampai Gang Aut kemudian ke Pasar Cumpok dan kembali lagi ke Vihara Dhanagun. Maka setelah acara selesai kami akan normalisasi dan pemberlakuan arus lalu lintas seperti biasanya," jelasnya. 

Lukito mengimbau, masyarakat yang datang ke perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival CGM BSF 2026 untuk memarkirkan kendaraannya dengan baik ditempat yang aman ataupun kantung parkir yang tersedia. Ini dilakukan juga untuk mengantisipasi parkir sembarangan yang membuat kemacetan. 

"Kami siapkan kantung parkir di Halaman Pintu Utama Kebun Raya Bogor (KRB), Gedung Konservasi KRB, Museum Pertanahan, yang agak jauh di BTM juga bisa itu bisa untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Warga jangan parkir sembarangan," jelasnya.

Diketahui, parade budaya CGM BSF 2026 ada pertunjukan dari sanggar kesenian lokal Kota Bogor, barongsai hingga liong akan memeriahkan perayaan ini. Selain itu ada bazar UMKM dari mulai tenda Imlek, tenda Ramadan dan hingga tenda kopi legendaris. 


Editor : Doni Ramdhani