Posisi Merosot, Mario Gomez Kembali Bicara Soal Target

Persib Bandung menelan lima kali kekalahan dalam delapan laga terakhir, dan turun satu peringkat ke posisi tiga klasemen sementara Liga 1 2018, dengan mengoleksi 49 poin dari 31 laga.

Posisi Merosot, Mario Gomez Kembali Bicara Soal Target
INILAH, Bandung - Persib Bandung menelan lima kali kekalahan dalam delapan laga terakhir, dan turun satu peringkat ke posisi tiga klasemen sementara Liga 1 2018, dengan mengoleksi 49 poin dari 31 laga.
 
Kali terakhir, Supardi Nasir dkk kalah 0-3 dari tuan rumah PSIS Semarang pada Mingg (18/11/2018), dan sebelumnya kalah  0-1 saat menjamu PSMS Medan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat (9/11/2018).
 
Meski kian berat menggapai gelar juara, Pelatih Mario Gomez menegaskan dirinya tidak akan mengendurkan perlawanan terhadap para pesaing skuatnya yang kini nangkring di papan atas.
 
"Kita akan selalu coba menang di sisa pertandingan ini, dan semua tim tentu ingin mengalahkan Persib. Tetapi sembilan poin, penting bagi kita," tegas Gomez di Graha Persib Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (21/11/2018).
 
Hasil buruk dibeberapa pertandingan terakhir, dituturkan dia, jelas menjadi masalah bagi tim. Namun, dia juga memandang positif soal telah kembalinya sejumlah pemain kunci yang absen di pekan ke-31. 
 
Supardi Nasir, Ardi Idrus dan Ghozali Siregar dipastikan siap bermain menghadapi Perseru Serui yang rencananya akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Jumat (23/11/2018) nanti.
 
"Mereka kini sudah kembali, Supardi, Ardi, Ghozali siap untuk next game. Kita coba untuk menang, kita punya sembilan poin. Mungkin sulit menjadi juara, tapi kita akan terus mencoba ke satu atau ke dua," ucapnya.
 
Di lain sisi, Gomez sudah menyiapkan opsi pemain untuk menggantikan peran Ezechiel N'Douassel, dan Oh In-Kyun yang harus absen lantaran mendapat hukuman akumulasi kartu kuning.
 
"Kita akan mainkan Kim (Jeffrey) atau Eka (Ramdani) untuk posisi In-Kyun. Untuk posisi depan, kita akan pikirkan lagi, karena saya perlu improve. Mungkin Ghozali (Siregar), dan Atep," tuntas dia. 
 
 


Editor : inilahkoran